Ahok Memang Hebat, Berkata Kasar Pun Menuai Dukungan

by
March 23rd, 2015 at 9:04 am

CiriCara.com – Banyak hal menarik dari drama perseteruan antara Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok dengan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jakarta. Selain soal adanya dugaan politik anggaran, aksi dukung mendukung di dunia nyata dan maya, sampai gaya bicara Ahok yang meledak-ledak.

ahok marah

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Ist

Bumbu cerita yang terbaru dari efisode perseteruan Ahok dengan DPRD DKI Jakarta, adalah soal wawancara mantan Bupati Belitung Timur itu dengan Kompas TV. Wawancara dilakukan secara live alias langsung tanpa editan. Di wawancara live itulah, Ahok melontarkan kata-kata kasar. Padahal si pembawa acara sampai beberapa kali mengingatkan bahwa wawancara itu disiarkan langsung, dan meminta dengan hormat pada Ahok, agar memperhalus bahasanya. Tapi, seperti biasanya, Ahok cuek bebek, ia tetap bergeming. Bahkan, Ahok balik menyalahkan kenapa mau live dengannya. Kata-kata itu tak akan ditariknya.

Maka, gegerlah dunia pemberitaan. Karena adegan wawancara itu juga diunggah ke situs Youtube. Saya pun, akhirnya bisa menonton lengkap gaya tata bahasa Ahok di wawancara itu yang menggegerkan. Media pun langsung menyambarnya menjadi bahan berita lalu meraciknya jadi berita hot. Jadilah berita kata kasar Ahok saat wawancara live, diperbincangkan dimana-mana. Di komentari banyak orang. Di sebuah portal berita tenar misalnya, dari ratusan komentar yang menanggapi berita kata kasar Ahok, mayoritas tak mempersalahkan kalimat dan tata bahasa Ahok. Bahkan mereka mendukungnya. Hanya segelintir komentar yang mengkritik Ahok.

Kata kasar Ahok juga memantik reaksi dari para elit. Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya misalnya, meminta Ahok memperbaiki komunikasi politiknya. Ketua Komisi I DPR RI, Mahfuz Sidik juga tak mau ketinggalan. Politisi PKS itu bahkan sampai membuat surat terbuka yang ditujukan ke Ahok. Surat terbuka itu pun disebar ke berbagai media.

Dalam surat terbukanya,Mahfuz mengkritik kata-kata kasar Ahok. Menurutnya, tak pantas diucapkan seorang pemimpin. Sebab seorang pemimpin, setiap katanya akan dicatat oleh rakyatnya. Pemimpin berkata kasar, bukan contoh baik, terlebih bagi anak-anak, begitu kata Mahfuz dalam surat terbukanya. Mahfuz mendukung tekad Ahok berantas korupsi di Jakarta. Tapi hendaknya, kata tetap terjaga santun, tanpa mengurangi ketegasan.

Tapi yang pasti, meski mengoceh kasar, Ahok tetap menuai dukungan. Sampai seorang kawan tak habis pikir. ” Ahok ini memang hebat, dia berkata kasar pun dapat dukungan. Saya tak habis pikir. Saya tak bisa bayangkan, bila dia jadi Presiden. Apakah masih berkata seenaknya?”, katanya.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini