Ingat DPRD Jakarta, Ingat Haji Lulung

by
March 23rd, 2015 at 10:40 am

CiriCara.com – Kemarin Populi Center, sebuah lembaga survei terkemuka di Indonesia, pimpinan Mas Nico Harjanto. Nah, Mas Nico ini sebelum mendirikan Populi Center, lembaga survei yang sekarang dipimpinnya, pernah aktif dulu di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), lembaga think thank terkenal. Di CSIS, Mas Nico sempat jadi peneliti. Keluar dari CSIS, Mas Nico mendirikan Populi Center.

haji lulung

Haji Lulung – Ist

Mas Nico, bukan orang ‘sembarangan’untuk urusan dunia perpollingan. Dia adalah doktor ilmu politik dari Northern Illinois University, Amerika Serikat. Pada pemilu 2014 kemarin, Populi Center juga menggelar quick count. Hasilnya, survei hitung cepat lembaga Mas Nico, memenangkan pasangan Jokowi-JK. Bahkan, kabarnya survei hitung cepat Mas Nico ini paling mendekati alias nyaris sama hasilnya dengan hitung manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Survei Populi Center ini, bukan survei yang hendak mengukur tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK. Bukan pula survei tentang elektabilitas kandidat. Tapi survei yang coba memotret persepsi masyarakat ibukota tentang perseteruan antara Gubernur Daerah Khusus Ibukota Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan kalangan legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta.

Pada hari Kamis, 19 Maret 2019, hasil survei itu dipublikasikan di kantor Populi Center di Jalan Letjen S Parman, Kompleks BNI, Slipi, Jakarta Barat. Hari itu juga usai dipublikasikan beramai-ramai media online langsung memuatnya. Judulnya beragam. Namun intinya, warga Jakarta lebih percaya Ahok daripada DPRD, begitu yang saya baca dari intisari berita di beberapa media online, Kamis kemarin.

Hasil survei Populi Center yang dirilis Kamis kemarin itu sendiri diberi tajuk, “Anggaran Siluman di Mata Masyarakat Jakarta”. Survei Populi Center sendiri dilakukan dari tanggal 11 sampai 15 Maret 2015 di enam wilayah di Jakarta. Responden yang dilibatkan sebanyak 1.000 orang dengan margin of error, 3,09 persen. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen.

Bagaimana hasilnya? Berdasarkan hasil survei Populi Center, yang kemudian dimuat di portal-portal berita, sebanyak 42,6 persen responden di ibukota yang dilibatkan dalam survei, menyatakan lebih percaya apa yang dikatakan Ahok daripada apa yang diocehkan DPRD Jakarta. Lalu berapa yang percaya omongan legislator Jakarta? Survei Populi Center, mencatat, hanya 7,4 persen saja yang percaya pada DPRD. Sisanya 50 persen tak memberikan jawaban.

Hasil survei lainnya, sebanyak 51,8 persen responden menilai DPRD tak mewakili aspirasi warga Jakarta. Serta sebanyak 45,7 persen responden mengaku tak puas dengan kinerja DPRD. Lalu apa yang terlintas dibenak warga atau responden ketika mendengar DPRD. Ini yang menarik menurut saya. Mas Nico saat mempublikasikan hasil surveinya, mengatakan ketika responden ditanya tentang DPRD, apa yang teringat pertama kali dibenak mereka, jawabannya ingatan langsung melayang ke Haji Lulung.

Saya kira ini menarik. Ingat DPRD, ingat Haji Lulung. Bisa dikatakan Haji Lulung adalah ‘bintang’ dari DPRD. Bila Ahok bintangnya eksekutif Jakarta, maka Haji Lulung adalah bintangnya Jakarta.Mungkin sederhananya begini, bila perseteruan antara Ahok dan DPRD itu ibarat sebuah efisode sinetron. Ahok tokoh protagonisnya. Sementara Haji Lulung adalah sosok antagonisnya.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini