Fakta Tingginya Kasus Bunuh Diri di Amerika Serikat

by
March 25th, 2015 at 9:08 am

CiriCara.com – Peristiwa bunuh diri seseorang, mungkin di negeri mungkin bukan hal yang aneh. Nyaris tiap hari selalu ada berita tentang orang yang bunuh diri atau mencoba bunuh diri yang dikabarkan oleh media. Penyebabnya macam-macam, ada yang karena masalah asmara, diputus cinta atau ditinggal kawin. Ada yang penyebabnya karena penyakitnya tak kunjung sembuh, lantas putus asa, lalu mengakhiri hidup sendiri. Seperti yang terjadi di Depok baru-baru ini, seorang kakek ditemukan bunuh diri dengan cara menggantung diri. Kabarnya si kakek frustasi penyakitnya tak kunjung sembuh.

bunuh diri

Ilustrasi bunuh diri – Ist

Tapi ada juga penyebabnya karena motif ekonomi seperti tak kunjung dapat kerja, dililit utang, atau tak kuat karena kehidupannya terus sulit. Bahkan faktor penyebab bunuh diri ada yang karena hal sepele, misal dimarahi orang tua atau dibully teman-temannya. Namun yang pasti, tingkat kasus bunuh diri, sepertinya kian mengkhawatirkan. Meningkat tiap tahunnya.

Suatu hari saya membaca sebuah berita di situs berita Tempo.co. Beritanya tentang fakta kasus bunuh diri di Amerika Serikat, yang bikin saya bergidik. Fakta kasus bunuh diri di Negeri Paman Barack Obama yang dimuat di situs Tempo.co itu, bukan fakta menarik, tapi fakta yang membuat bulu kuduk saya merinding. Semoga Indonesia, negeri yang saya cintai tak mengalami apa yang dialami negara adidaya tersebut.

Menurut berita, angka bunuh diri di Amerika Serikat sangat tinggi. Pelakunya yang bikin saya bergidik adalah masih muda alias dilakukan para pemuda dan pemudi di negeri yang dijuluki negara superpower tersebut. Setidaknya ada 4.600 remaja dengan usia antara rentang 10-24 tahun yang menempuh cara mengakhiri hidupnya dengan tragis, membunuh diri sendiri. Angka tersebut adalah angka bunuh diri yang terjadi tiap tahunnya. Membacanya bulu kuduk saya merinding.

Bahkan kasus bunuh diri, menurut berita, masuk sepuluh besar penyebab kematian di Negeri Paman Obama tersebut. Lebih merinding lagi, setelah membaca keterangan yang mengutip data yang dilansir, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), angka bunuh dari ini lebih banyak alias mengungguli angka kematian akibat kecelakaan mobil.

Menurut CDC, pada tahun 2013, lembaga itu mencatat ada 41 ribu lebih kasus bunuh diri di Negeri Paman Sam. Lebih bergidik lagi data yang dicatat CDC tahun 2014. Menurut lembaga itu, ada 8,3 juta orang Amerika yang dilaporkan punya pikiran mengakhiri hidupnya dengan cara membunuh dirinya sendiri. Kebanyakan orang dewasa, didominasi oleh jenis kelamin laki-laki. Karena menurut data CDC lagi, sebanyak 79 persen kasus bunuh diri di sana, pelakunya adalah laki-laki. Sisanya baru dilakukan perempuan.

Setelah membaca berita itu, saya pun berdoa,semoga Indonesia tak mengalami seperti yang dialami negeri raksasa yang sekarang dipimpin oleh Paman Barack Obama tersebut. Semoga.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini