Apa itu Meningitis?

by
March 30th, 2015 at 8:33 am

CiriCara.com – Meningitis merupakan salah satu penyakit radang yang terdapat pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan dinamakan meningen. Radang tersebut dapat disebabkan oleh infeksi, virus, bakteri atau mikroorganisme lain, walaupun jarang dijumpai atau disebabkan oleh obat tertentu. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena peradangan yang terjadi pada otak dan sumsum tulang belakang, sehingga kondisi seperti ini dapat dianggap sebagai kedaruratan medis.

radang selaput otak

Ilustrasi radang otak – Ist

Data penyakit meningitis di Indonesia belum ada, sehingga dikatakan bahwa jenis penyakit ini sangat langka, dan kasus meningitis sering kali disangka sebagai penyakit biasa atau penyakit jenis infeksi lain. Dilihat dari tingkat kefatalan penyakit meningitis, tetapi kita harus mewaspadai penyakit ini dan tidak boleh dianggap enteng.

Gejala-gejala umum yang sering terjadi dari meningitis berupa sakit kepala dan leher yang kaku juga disertai dengan demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah dan peka terhadap cahaya matahari (fotopobia), peka terhadap suara (fonopobia). Bila penyakit ini menyerang kepada anak-anak, menyebabkan cepat marah dan mengantuk.  Adanya ruam merah pada wajah atau bagian tertentu, memberi petunjuk bahwa seseorang terkena meningitis yang disebabkan oleh bakteri meningkokus

Bila terjadi penyakit jenis ini harus cepat ditangani apabila tidak tertangani maka akan mengakibatkan penyakit jangka panjang seperti ketulian, hidrosefalus, epilepsy, dan deficit kognitif (terutama bila tidak dirawat dengan cepat). Tindakan yang harus dilakukan adalah dengan mendiagnosa ada tidaknya meningitis. Jarum dimasukkan ke dalam kanalis spinalis untuk diambil sampel likuor serebrospinalis (LCS) yang menyelebungi otak dan sumsum tulang belakang. Penanganan pertama pada meningitis akut adalah pemberian secara tepat berbagai antibiotic dan kadang-kadang obat antivirus.

Zat kortikosteroid juga dapat digunakan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang berlebihan. Beberapa jenis meningitis yang berhubungan dengan meningokokus seperti: pneumokokus atau infeksi virus mumps, pneumokokus  (infeksi virus mumps) dapat dicegah oleh imunisasi.

Gejala yang mencolok pada orang dewasa adalah seringnya sakit kepala yang hebat dan ini terjadi hampir 90 persen yang diakibatkan oleh meningitis bakterial, yang diikuti dengan kaku kuduk (ketidakmampuan untuk menggerakan leher ke depan, disebabkan oleh peningkatan tonus otot leher dan kekakuan), juga tanda-tanda yang lain berupa demam tinggi secara tiba-tiba, dan perubahan status mental. Ketiga ciri-ciri tersebut hanya akan muncul pada 44-46% kasus meningitis bakteri.

Demikian tentang Maningitis penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan penyakit ini sangat langka di Indonesia.

“Turut berduka cita atas meninggalnya Olga Syahputra“…

Penulis: MasArif

Comment di sini