Asal Usul Pembentukan Batu Setengah Mulia (Akik)

by
March 30th, 2015 at 3:57 pm

CiriCara.com – Asal-usul batu akik atau batu mulia merupakan golongan elite dan istimewa dari alam. Kenapa disebut elite? dikarenakan golongan ini berada di sekitar 3000-an jenis mineral di dalam Bumi, dan hanya terdapat 150-200-an yang bisa digolongkan jenis batu mulia tersebut.

batu akik

Batu Akik – Ist

Seorang pakar geologi dari Museum Geologi Bandung (MGB) mengungkapkan bahwa sebagaimana mineral alam lainnya, pembentukan batu mulia (akik) terjadi melalui proses geologi yang sangat panjang yaitu melalui diferensi magma, metamorfosa atau sedimentasi.

Proses awal pembentukan batu mulai terjadi ketika adanya aktivitas di dapur magma di dalam perut Bumi, batuan cair tersebut bersuhu di atas 1000 derajat celcius dan terus bergerak dalam mantel bumi (selubung). Di luar mantel bumi lapisan kerak yang tersusun rapi dari lempeng-lempeng yang secara terus-menerus bertumbukan sehingga menyisakan banyak retakan. Adanya tekanan yang kuat dari dalam, cenderung mendorong magma untuk mencari jalan keluar ke permukaan. Ketika cairan super panas yang bertekanan tinggi tersebut mulai menaik, maka cairan magma ini akan melarutkan berbagai batuan lain yang ada disekitarnya. Maka terjadilah proses pelarutan atau ubahan hidrotermal.

Dan batuan yang terbentuk di lapisan luar mantel bumi adalah Intan di kedalaman 161 kilometer. Di kedalaman tersebut, tekanan sudah mencapai 4 gpa dan bersuhu lebih dari 1.350 derajat celcius. Tekanan yang luar biasa kuatnya dengan suhu yang luar biasa panasnya, kemudian mengubah mineral karbon an-organik di kerak Bumi yang dilewati hidrotermal akan berubah menjadi batuan intan.

Batuan intan yang diketemukan sekarang merupakan hasil pembentukan proses jutaan bahkan miliaran tahun dari proses erupsi magmatisasi yang sangat kuat sehingga batuan intan muncul ke permukaan bumi. Bantuan intan diketemukan pertama kali di kimberlite Afrika Selatan. Disebutkan bahwa intan merupakan golongan batuan mulia yang memiliki banyak keistimeaan serta kekerasanya. Dalam golongan batu mulia, skala kekerasan intan mencapai 10 mohs, disusul batuan safir dan rubi (mirah delima) yang mencapai 9 mohs, zamrud mencapai 7-8 mohs. Sedangan Batuan Akik atau gemstone golongan batuan setengah mulia yang memiliki kekerasan sekitar 7 mohs.

Berbeda dengan intan, bahwa batuan akik terbentuk saat larutan hidrotermal semakin mendingin karena sudah semakin dekat dengan permukaan, sambil berjalan ke atas, dia mengisi rekahan dan pori-pori batuan, fosil kayu hingga membatu. Batuan akik terbentuk oleh tudung-tudung siliki atau larutan hidrotermal yang tidak jauh dari permukaan bumi. Dan pembentukannya dengan temperature sekitar 300 derajat celcius.

Batuan akik dapat ditemui hampir di seluruh wilayah Indonesia, dari 34 provinsi di Indonesia, hanya di Jakarta tidak mempunyai batuan akik. Sementara itu, Intan hanya ditemukan di Kalimantan, dan Intan yang diketemukan di Kalimantan bukan berasal dari intinya, melainkan batuan intan yang berasal dari sumber sekunder yang diendapkan atau terbawa air dari tempat lain. Para pakar geologi hampir sejak zaman Belanda memburunya, tetapi tidak ditemukan primernya seperti diketemukan di Kimberley, Afrika Selatan.

Kekayaan alam berupa batuan mulai dan setengah mulai (batu akik) tersebut disebabkan karena aktivitas geologi di Indonesia sejak jutaan tahun silam. Sejauh ini aktivitas geologis tertua di Indonesia yang terlacak terjadi sekitar 400-an tahun silam, diketemukan dari fosil sejenis kerang yang berada di puncak gunung Papua. Ini menandai aktivitas tektonik yang luar biasa yang mengangkat dasar laut sehingga membentuk pegunungan tertinggi di Indonesia.

Penulis: MasArif

Comment di sini