Hati-Hati! Pancaran Sinar Matahari Bisa Membuat Kulit Jadi Rusak

by
March 30th, 2015 at 9:05 am

CiriCara.com – Indonesia memang dijuluki sebagai negara yang dekat sekali dengan daerah khatulistiwa. Maka dari itu, penduduk Indonesia yang melakukan aktivitas pada siang hari tentu sudah terbiasa dengan pancaran sinar matahari. Anggapan kalau sinar matahari memiliki banyak manfaat buat manusia memang ada. Namun perlu kamu ingat juga, tidak selamanya sinar matahari itu baik loh. Radiasi sinar ultraviolet pada sinar matahari justru membuat kulit kita menjadi rusak. Kalo kulit kita terus-menerus terkena sinar ultraviolet maka efek jangka panjangnya ialah menyebabkan kanker.

Jenis radiasi yang berasal dari sinar matahari banyak macamnya mulai UV A, UV B, dan UV C. Walaupun perbedaan abjad pada UV nya berebeda namun masing-masing jenis radiasi tersebut memiliki perbedaanya. Perbedeaan tersebut terletak dari panjang gelombang yang berbeda.

Salah satu pakar dalam ilmu kesehatan menyebutkan sinar UV A yang masuk ke dalam bumi hanya sekitar 98 persen saja, untuk UV B persenannya hanya sedikit yakni 2 persen saja untuk bisa masuk ke bumi. Lalu untuk sinar UV C gimana? Sinar UV C ini ternyata tidak bisa masuk ke bumi lantaran sinar tersebut dihalangi oleh lapisan ozon. Maka dari itu, masyarakat harus sadar akan pentingnya lingkungan serta menjaga alam agar lapisan ozon ini tetap bertahan. Kalau tidak maka sinar UV C ini akan mudah masuk ke dalam bumi dan bisa berbahaya untuk manusia.

Tahukah kalian bahwa penuaan dini yang dialami oleh manusia bisa saja disebabkan oleh sinar UV A. Namun begitu, sinar UV A yang masuk ke bumi dianggap tidak berbahaya meski mempunyai efek penuaan pada manusia. Alasan sinar UV A bisa bikin penuaan pada manusia dikarenakan sinar UV A bisa menembus dalam kulit. Jika sudah menembus dalam kulit tersebut maka sinar tersebut akan merusak dermis dan kolagen pada kulit.

Untuk kamu yang ingin tahu gejala yang disebabkan oleh  sinar UV A ialah muncul bintik hitam di kulit dan kulit terasa kusam atau kendur.

Nah untuk yang satu ini ialah sinar UV B. Sinar UV B ini akan menyebkan kulit pada seseorang menjadi terbakar. Tanda tanda kulit kamu terbakar oleh UV B ini ialah kulit gampang sekali mengelupas, bila kulit disentuh terasa sakit, dan warna kulit menjadi merah. Jika kamu terkena sinar UV B secara berlebihan maka efek jangka panjang yang kamu rasakan munculnya kanker. Maka dari itu, kulit harus dijaga agar tidak terkena paparan radiasi UV B.

Walaupun begitu, bukan berarti kita sebagai manusia apalagi yang terbiasa melakukan aktivitas pada siang hari harus memusuhi sinar ultraviolet tersebut. Justru kita harus cari cara supaya kulit kita bisa senantiasa sehat. Cara yang terbaik untuk melindungi kulit dari sinar UV A dan B ialah dengan menggunakan tabir surya.

Penulis: Lindra Nurbani Rahman

Comment di sini