Takut Bangkrut, ISIS Jual Organ Tubuh Manusia?

by
March 30th, 2015 at 4:06 pm

CiriCara.com – Siapa yang tidak kenal ISIS? Mungkin sebagian masyarakat tahu betul akan keberadaan ISIS dengan kekejamannya. Namun demikian, Isis sekarang sedang dilanda suatu krisis yang tengah menghadapinya. Krisis yang kini telah dialami oleh ISIS ialah masalah uang. ISIS atau sebuatannya Kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam ini rela melakukan segalanya demi mendapatkan suatu harta. Karena ISIS sedang dilanda kirisis keuangan sehingga membuat ia terancam bangkrut. Maka dengan demikian, ISIS rela menjual organ tubuh. Lebih parahnya lagi organ yang dijual oleh ISIS ialah organ para sandera dan juga organ anggota ISIS yang sudah diawaetkan demi mendapatkan uang.

Ist

Bahkan dari sumber lain menunjukkan, kalau ISIS sebanarnya masih ada pemasukan dalam mendapatkan duit tersebut. Pemasukan ISIS meliputi dalam narkotika, jual minyak, dan juga perdagangan manusia. Dalam pemasukan jual minyak ini, ditaksir mecapai Rp 25 miliar. Adapaun sumber-sumber dan isu lain bahwa ISIS mendatangkan dokter yang berpengalaman untuk bisa bertransaksi dalam mengambil organ manusia tersebut.

Organ manusia itu juga bukan terdiri dari para sandera saja, melainkan organ tubuh anggota militant ISIS pun juga ikut diperjual belikan termasuk juga anak-anak. Laporan pun terus mencuat sampai ke publik al-Monitor. Bahkan seorang pakar kesehatan spesialis THT yang bernama Siruwan al-Mosuli yang pernah direkrut tersebut.

Dia pun Mempublikasikan kepada publik di situs al-Monitor bahwa dengan merekrut medis lokal dan medis asing yang dilakukan oleh bos ISIS untuk bisa berhasil dalam bertransaksi organ tubuh ini. Maka bos ISIS tersebut bisa medapatkan keuntungan yang banyak dalam memperjual belikan organ tubuh manusia. Untuk memuluskan aksi menjual organ tubuh manusia itu, ISIS pun juga membangun suatu divisi khusus yang dimana divisi ini bekerja dalam bidang menjual organ tubuh manusia mulai dari ginjal, jantung, hati, dll. Organ tubuh ini pun yang dijual oleh ISIS dilakukan di pasar ilegal. Al-Mosuli pun mengungkapkan untuk menutupi aksi penjual organ manusia secara ilegal ini, maka yang dilakukan ISIS ialah melakukan pembauran dengan dokter lokal dan dokter yang disewa oleh ISIS.

Jika organ-organ manusia itu berhasil untuk bisa ditransaksikan. Maka langkah selanjutnya yang dilakukan ISIS ialah mendistrisbusikan organ-organ tersebut yang dibantu oleh dokter-dokter tersebut. Lantaran organ manusia ini diperjualbelikan. Kebanyakan organ manusia tersebut dikirim ke negara-negara asia dan eropa seperti turki dan Arab Saudi. Bahkan ada suatu laporan yang mengejutkan. Kalau ada salah satu warganya di Turki yang berminat untuk membeli organ manusia dengan kisaran harga mencapai Rp 500 juta.

Penulis: Lindra Nurbani Rahman

Artikel lainnya: Ini Cara Isis Bujuk WNI Gabung

Comment di sini