Apa Itu Secang?

by
March 31st, 2015 at 11:52 am

CiriCara.com – Mungkin bagi kamu yang orang Jawa pasti tak asing dengan yang namanya secang. Secang biasanya digunakan sebagai bahan minuman tradisional. Apa itu secang?

Secang

Secang – Ist

Secang atau sepang adalah pohon anggota suku polong-polongan (Fabaceae). Bagian tanaman ini yang dimanfaatkan ialah pepagan (kulit kayu) dan kayunya sebagai komoditi perdagangan rempah-rempah. Kulit kayunya dimanfaatkan orang sebagai bahan pengobatan, pewarna, dan minuman penyegar.

Tumbuhan bernama Latin Caesalpinia sappan ini berasal dari Asia Tenggara maritim (Nusantara) dan mudah ditemukan di Indonesia. Hingga abad ke-17 kulit kayu secang menjadi bagian perdagangan rempah-rempah dari Siam dan Nusantara ke berbagai tempat di dunia. Selain secang, ada tanaman lain yang semarga, yakni kayu brazil dari daerah Amerika Selatan. Manfaat secang dan kayu Brazil hampir sama.

Bagian-bagian tanaman secang mengandung senyawa antibakteri. Selain itu, Secang memiliki sifat antikoagulan atau anti penggumpalan. Tak heran, kulit kayu secang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pewarna merah. Sebab, secang menghasilkan zat brazilin. Tetapi, warna yang dihasilkan kulit kayu secang tidak sekuat kayu brazil. Pewarna ini biasa dipakai untuk cat, pakaian, dan minuman penyegar khas Jawa (Yogyakarta), yaitu wedang secang dan wedang uwuh.

Selain dimanfaatkan sebagai pewarna dan minuman penyegar, secang memiliki khasiat sebagai obat. Khasiat pengobatan mencakup obat diare, obat batuk, dan obat luka. Untuk mengatasi diare, dibutuhkan kayu secang sekitar 5 gram, kemudian dipotong kecil-kecil, lalu direbus dengan dua gelas air selama 15 menit dan harus disaring setelah dingin. Tetapi terserah Anda, mau pilih secang atau oralit?

Tahukah kamu, secang memiliki banyak nama. Nama ‘secang’ hanya disebut dalam bahasa Sunda, Jawa, dan Madura. Dalam bahasa orang Aceh, secang disebut seupeueng, sedangkan di Gayo disebut sepang. Sepang juga disebut dalam bahasa Sasak dan Bugis.

Orang Minangkabau menyebut secang dengan nama lacang. Di Halmahera Selatan disebut sepen, tetapi di Halmahera Utara disebut savala. Lain lagi di Ternate, secang disebut sungiang. Sedangkan di Tidore disebut roro. Jika orang Inggris biasa menyebut sappanwood, di Indonesia tanaman ini lebih kaya nama.

Penulis: Khaeriya

Comment di sini