Apa itu Suku Batin?

by
April 1st, 2015 at 9:37 am

CiriCara.com – Suku Batin merupakan suku Melayu yang berada di pedalaman Sumatra tengah bagian selatan tepatnya berdiam di sekitar Pegunungan Bukit Barisan, mayoritas masyarakatnya menggunakan bahasa Melayu dengan dialek Jambi. Tetapi mempunyai kekhasan sendiri yaitu menggunakan logat bahasa Minang. Wilayah tempat tinggalnya meliputi Kecamatan Jangkat, Bangko, Tabir, Muara Siau. Selain suku Batin, wilayah Jambi sudah lama ditempati oleh suku-suku lain seperti suku Kubu, Melayu Jambi dan suku Kerinci.

suku batin

Suku Batin – Ist/Blog Suku-dunia

Masyarakat Suku Batin diperkirakan sekitar abad pertama Masehi sudah mendiami di wilayah Sumatra, mengenai asal-usulnya bahwa suku Batin berasal dari suku Kerinci dan suku Minangkabau. Dan masyarakat Batin termasuk dalam kategori proto-Melayu. Kebudayaan dipengaruhi oleh suku Minangkabau sehingga sangat terlihat jelas pada kehidupan suku Batin. Unsur-unsur kebudayaanya perpaduan dari dua suku seperti Minangkabau dan Melayu Jambi.

Sistem garis keturunan ditarik dari pihak ibu (matrilineal) merupakan sistem keturunan yang dianut oleh Suku Batin, dalam kehidupan sehari-hari suku Batin lebih dekat kerabat pihak ibu daripada kerabat ayah, dan kaum laki-laki berperan sabagai kepala keluarga dalam rumah tangganya. Sistem pendidikan yang dianut oleh suku tersebut dijalankan di madrasah-madrasah dan sekolah-sekolah.

Sistem pemerintahan di dusun dihuni oleh sejumlah keluarga besar yang disebut dengan ‘piak’, setiap piak dikepalai oleh ninik mamak. Dan pemimpin dusun diberi gelar ‘rio’ dan diangkat berdasarkan hasil musyawarah dari seluruh ninik mamak, dalam pemerintahanya rio mempunyai wakil para ninik mamak. Dengan demikian segala keputusan ‘rio’ berdasarkan persetujuan para ninik mamak dari piak yang berada di dusun tersebut.

Suku Batin mempunyai kekhasan tersendiri dalam mendirikan tempat tinggalnya, persiapan pembangunan diawali dengan lahirnya seorang putri dalam keluarga tersebut. Rumahnya berbentuk bangsal yang mempunyai ukuran 9×12 meter dan dilengkapi dengan tempat penyimpanan hasil panen dan barang-barang pusaka. Dan bangunan tersebut dipenuhi dengan ukiran-ukiran dari kayu yang bermotifkan tumbuh-tumbuhan dan binatang, adapun bangunan yang ditinggali suku Batin dinamakan “Kajang Lako”

Agama dan kepercayaan suku Batin memeluk agama Islam, tetapi sebagian masyarakatnya masih memegang kepercayaan animisme, sihir dan berhala. Misalnya di daerah Serampas dimana masyarakatnya masih mempercayai dengan sihir karena di daerah tersebut ditemukan dua kuburan sakral dari dua wanita legenda si Mata Empat dan si Pahit Lidah, kedua wanita tersebut dipercayai mempunyai kemampuan sihir atau supranatural.

Penulis: MasArif

Artikel lainnya: Apa itu Suku Osing?

Comment di sini