Cikal Bakal ISIS

by
April 1st, 2015 at 11:44 am

CiriCara.com – ISIS merupakan kelompok “Islam” radikal yang mencaplok banyak wilayah di sekitar Suriah timur, Irak utara dan barat. Strategi yang dilakukan oleh kelompok radikal ini sangat brutal termasuk pembunuhan massal serta penculikan anggota kelompok keagamaan dan suku, dan pekerjaan sampingannya berupa pemenggalan tentara dan wartawan yang ditawannya.

foto isis

ISIS – Ist

Setiap organisasi yang didirikan tentunya mempunyai tujuan tertentu, begitupula dengan ISIS ingin mendirikan sebuah “khilafah” adalah negara yang dikuasai oleh satu pemimpin keagamaan serta politik menurut syareat Islam (tetapi itu hanya ‘niat’ tersembunyi, artinya bahwa syareat Islam yang mereka kehendaki bukan syareat Islam yang sebenarnya, atau hanya kedok semata). Dan meskipun saat ini terbatas di Irak dan Suriah. Keinginan ISIS ingin ‘menerobos perbatasan’ Yordania dan Lebanon dan “memerdekakan” Palestina. Kebanyakan mereka mendapatkan dukungan dari warga “Islam” di dunia yang menyatakan kesetiaan kepada pemimpinnya yaitu “Ibrahim Awad Ibrahim Ali al-Badri al-Samarrai atau Abu Bakr al-Baghdadi

Adalah almarhum Abu Musab al-Zarqawi yang merupakan warga Yordania pendiri Tawhid wa al-Jihad di tahun 2002, setelah adanya invasi Irak yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Zarqawi menyatakan dukungan kepada Osama Bin Laden dan membentuk organisasi massa Al Qaeda di Iraq (AQI). Taktik ini dipandang oleh pemimpin Al-Qaida terlalu ekstrem, pada akhirnya  sekitar tahun 2006 AQI mendirikan organisasi Negara Islam Irak (ISI) tetapi akhinrya melemah karena adanya peningkatan pasukan AS serta pendirian  dari dewan Kebangkitan oleh suku Arab Sunni yang menolak kebiadaban dan kebrutalan. Dan sekitar tahun 2010 Baghdadi membangun kembali ISI. Mereka bergabung dengan pemberontakan menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad dan  mendirikan Front al-Nusra. Bulan April 2013,

Baghdadi mengumumkan penggabungan pasukannya di Irak dan Suriah sekaligus menciptakan Negara Islam di Irak dan Levant (ISIS). Pada bulan Juni 2014, ISIS menguasai kota Mosul, dan menuju ke selatan Baghdad. Setelah mengkonsilidasi penguasaan beberapa kota, ISIS menyatakan pendirian “khalifah” dan mengubah nama menjadi Negara Islam (Daulah Islamiyah). Menurut cerita bahwa ISIS dan sekutunya menguasai menguasai hampir 40.000 km2 dari wilayah Irak dan Suriah, adapun kota-kota yang mereka kuasai adalah Tikrit, Mosul, Falluja dan Tal Afar di Irak; Raqqa di Suriah.

Demikian tentang cikal bakal ISIS, semoga kita tidak direkrut karena ISIS adalah organisasi Islam yang tidak sesuai dengan syareat Islam sesungguhnya. Semoga bermanfaat.

Penulis: MasArif

Comment di sini