ISIS Iming-iming Gaji Rp 150 Juta untuk Gabung

by
April 1st, 2015 at 10:03 am

CiriCara.com – Polisi bersama pasukan anti teror Densus 88, satuan elit kepolisian yang memang khusus memberangus kelompok teroris, menggerebek dan menangkap beberapa orang di Bekasi yang diduga terkait dengan The Islamic State of Iraq and Syria atau dikenal dengan sebutan ISIS. Sementara di Malang, polisi juga berhasil menangkap beberapa orang, salah satunya adalah tukang baso. Mereka yang ditangkap, menurut klaim pihak kepolisian adalah teruga simpatisan atau pendukung ISIS di Indonesia.

isis

ISIS – Ist

Begitu informasi yang saya dapatkan dari sebuah tayangan berita di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, beberapa waktu yang lalu. Di informasikan pula dalam tayangan berita itu, bahwa mereka yang bergabung dengan ISIS, tertarik selain pahamnya juga karena iming-iming gaji bakal dapat 150 juta rupiah per bulan. Tentu di jaman sulit seperti sekarang ini, gaji sefantastis itu bikin ngiler siapapun. Nominal sebesar itu, mungkin gaji direktur BUMN kakap. Siapa yang tak tergiur coba.

Ya, mungkin iming-iming gaji fantastis adalah cara atau modus ISIS menambah barisan pendukungnya. Tak heran pula, bila ada keluarga yang rela menjual rumah, demi bisa berangkat ke Suriah. Di duga, keluarga asal Makassar itu hendak ke Suriah, untuk bergabung dengan ISIS. Gaji 150 juta pun kembali menyeruak dalam kasus tersebut. Tapi, belum juga sampai ke Suriah, keluarga tersebut, keburu ‘ditangkap’ aparat kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta, ketika hendak terbang menuju Timur Tengah.

Pengaruh dan ancaman ISIS, memang tengah jadi topik hangat. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia internasional. Di Indonesia, topik ISIS kian ramai, setelah di hilangnya 16 Warga Negara Indonesia, peserta paket wisata ke Turki, serta penangkapan beberapa orang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Makin ramai lagi, karena setelah itu, Densus melakukan penggerebakan di sejumlah lokasi dan menangkap beberapa orang, yang diduga adalah jaringan ISIS di Indonesia.

Topik ISIS kian ‘panas’ setelah pemerintah melansir sebuah wacana penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu yang isinya adalah ketentuan untuk menangkal warga negara pro ISIS. Bahkan kabarnya di Perppu yang sekarang sedang di godok itu, akan ada ketentuan pencabutan kewarganegaraan bagi WNI yang terbukti bergabung dengan ISIS. ISIS pun menjelma jadi sebuah ‘monster’ yang menakutkan. Pemerintah pun cemas, penestrasi pengaruh ISIS kian merasuk ke Tanah Air.

ISIS memang menakutkan. Di Irak dan Suriah, banyak diberitakan tindakan brutal dari ISIS, misalnya mengeksekusi para sandera dengan sadis yang proses eksekusinya di unggah ke Youtube. Dunia pun cemas. ISIS pun kini dikeroyok banyak negara. Bahkan, Amerika Serikat dan Iran yang selama ini tak pernah akur, untuk soal memerangi ISIS, keduanya satu barisan. Satu suara dan tindakan, menggempur ISIS.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini