Apa Itu Hipermetropi?

by
April 6th, 2015 at 11:06 am

CiriCara.com – Rabun Dekat atau Hipermetropi merupakan kelainan refraksi mata dimana banyangan dari sinar yang memasuki mata jatuh di belakang retina. Hal tersebut dikarenakan bola mata seseorang yang terlalu pendek atau kelengkungan dari kornea yang kurang. Dan penderita kelainan mata ini tidak dapat membaca pada jarak yang cukup normal (30 centimeter) dan si penderita harus menjauhkan bacaannya untuk dapat membaca dengan jelas. Efeknya penderita juga tidak dapat melakukan aktivitas yang membutuhkan ketelitian yang tinggi. Dan salah satu perbaikian yang efektif hanya dapat dilakukan dengan memakai kacamata dengan lensa sferis positif (cembung)

Rabun Dekat

Rabun Dekat – Ist

Pada sebagian bayi atau anak-anak biasanya akan mengalami rabun dekat, setelah mata mereka tumbuh dan bentuknya menjadi lebih panjang, maka rabun dekatnya akan hilang dengan sendirinya, pada usia sekitar tujuh atau delapan tahunan. Pada remaja dewasa yang mempunyai kelainan matanya menjadi rabun dekat, umumnya tidak menyadari tentang kondisi seperti ini, karena mata mereka masih cukup lentur untuk mengorekasi pengelihatan di sekitarnya tanpa bantuan kacamata atau lensa mata.

Gejala rabun dekat. Awal gejala rabun dekat sulit untuk dideteksi dan hampir tidak bisa disasari. Seiring bertambahnya usia, penderita akan merasakan keanehan pada matanya bila sulit melihat objek yang jaraknya cukup dekat dan benda yang dilihatnya agak buram.

Cara mengatasi rabun dekat. Rabun dekat sebenarnya mudah diatasi. Kondisi rabun dekat terjadi ketika bayangan yang jatauh di belakang retina, karena itu koreksinya adalah dengan cara membuat bayangan benda jatuh kembali pada retina mata. Dan metode yang umum dan sering digunakan untuk koreksi penglihatan, antara lain:

  • Menggunakan kacamata atau lensa mata, metode tersebut sangatlah sederhana dan paling banyak untuk memperbaiki pengelihatan mata.
  • Melakukan operasi. Korekasi pengelihatan untuk mengatasi rabun dekat, dengan bantuan operasi, tetapi memakan biaya yang tidak kecil. Dan beresiko lebih besar dibanding dengan metode koreksi menggunakan kacamata. Operasi mata bisa dilakukan dengan metode laser. Penggunaan laser tersebut bertujuan untuk mengembalikan bentuk kornea pada mata yang bermasalah tersebut.
  • Metode mengkonsumsi jus wortel secara rutin, karena wortel mengandung vitamin A yang besar. Metode jus wortel terbukti ampuh untuk mengembalikan mata menjadi normal kembali.

Penulis: MasArif

Comment di sini