Mengenal Apa itu Fobia

by
April 6th, 2015 at 9:27 am

CiriCara.com – Beberapa dari kita mungkin memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu. Tidak jarang hal yang ditakutkan tersebut tergolong aneh yang orang lain biasa saja dalam menghadapinya. Kalau kamu sudah mengalami tanda-tanda ini, mungkin kamu terserang fobia.

takut

Merasa Takut – Ist

Arti

Fobia ialah perasaan takut terhadap sesuatu yang begitu kuat namun tidak rasional. Perasaan ini akan muncul pada kondisi tertentu. Mereka yang mengalami fobia akan menghindari kondisi itu.

Ciri

Pengidap fobia akan merasa takut atau cemas hingga jantungnya berdebar, kepala pusing, atau tangan berkeringat. Jika kamu hanya ketakutan tanpa diiringi reaksi tubuh tersebut berarti kamu bukan pengidap fobia.

Untuk fobia sosial, pengidap akan merasa asing dan terus diawasi saat berada di depan publik. Ia pun takut tindakannya hanya memalukan. Orang tersebut juga kerap terserang panik saat berada di depan umum.

Begitu bertemu dengan benda atau kondisi yang membangkitkan rasa takut, pengidap fobia akan melarikan diri. Jadi, kalau kamu masih kuat bertahan berarti ketakutan kamu belum sampai pada tahap fobia.

Reaksi-reaksi berlebihan ini sering membuat kehidupan pengidap fobia terganggu, apalagi pengidap agorafobia yang takut berlebihan pada keramaian atau ruang terbuka.  Mereka tahu memiliki ketakutan yang berlebihan namun tidak bisa menjelaskan dan mengatasinya.

Fobia juga bisa terjadi pada anak tapi reaksinya berbeda dengan orang dewasa. Saat anak mengalami ketakutannya, ia akan menangis keras, tantrum, bisa juga melengket pada orang tua atau pengasuh. Jika fobia terhadap makanan anak tersebut menolak atau muntah.

Penyebab

Banyak hal yang menyebabkan fobia seperti berikut ini.

  1. Trauma terhadap kejadian tertentu misalnya jatuh dari pohon, atap rumah, digigit anjing, dan sebagainya.
  2. Banyak mengingat informasi negatif. Misalnya, seseorang belum pernah melihat ular namun banyak mengetahui ular berbahaya. Ini bisa membuatnya fobia sehingga memakai sepatu boot ke mana pun padahal ular hanya berada di tempat tertentu.
  3. Persepektif budaya terhadap suatu benda atau kondisi. Contohnya, warna putih dalam masyarakat adat tertentu merupakan lambang kematian. Seseorang bisa fobia terhadap warna itu.Perspektif budaya juga menjadikan fobia banyak dialami oleh perempuan. Hal ini karena dalam pandangan masyarakat, laki-laki tidak seharusnya takut.
  4. Pola asuh yang keliru. Misalnya, orang tua melarang anak untuk memegang jarum lalu memperingatkan bahayanya. Jika berlebihan, anak bisa jadi fobia terhadap jarum.
  5. Figur orang tua juga berpengaruh. Jika memperlihatkan fobia atau ketakutan pada sesuatu, anak bisa menganggap hal yang sama.
  6. Fobia sosial bisa disebabkan oleh pengalaman memalukan di depan umum. Kejaian itu kemudian membuat seseorang tidak percaya diri.

Penulis: Ummu Solid

Artikel Lainnya: Ciri-Ciri Kamu Fobia Cinta.

Comment di sini