Duh, Banjir Mengepung Kabupaten Bandung

by
April 7th, 2015 at 9:04 am

CiriCara.com – Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kembali mengabarkan bencana banjir dengan skala yang tak bisa dikatakan lagi banjir kecil. Kali ini banjir melanda Bandung. Banjir kata Pak Sutopo via broadcast messengernya yang saya terima Minggu, 5 April 2015, telah mengepung wilayah Bandung.

banjir di bandung

Banjir – Ist

Kata Pak Sutopo dalam broadcast messengernya, banjir yang melanda wilayah Bandung, diakibatkan oleh hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu 4 April 2015. Hujan mengguyur sejak pukul 14.00 WIB.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung telah menyebabkan longsor dan banjir,kata Pak Sutopo. Longsor akibat hujan deras tersebut terjadi di Kampung Dayeuh Luhur, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kapupaten Bandung. Longsor terjadi di RT 01/04 kampung Dayeuh Luhur.

Akibat longsor tersebut kata Pak Sutopo, dua rumah rusak berat. Pak Sutopo juga dalam broadcast messengernya menginformasikan bahwa longsor juga terjadi di Kota Bandung, tepatnya di Cikarees Kulon RT 01/06 Kelurahan Malabar Kecamatan Lengkong. Longsor di Cikarees disebabkan oleh gerusan Sungai Cikapundung. Longsor terjadi pada hari Sabtu 4 April 2015, pukul 16.30 WIB.

Menurut Pak Sutopo, longsor menimbun satu rumah yang menyebabkan satu orang tewas bernama Ling Solihin, usia 70 tahun. Korban lainnya, satu orang luka berat atasnama Wati, usia 67 tahun dan tiga orang luka ringan atas nama Dika (17 tahun), Rian (11 tahun) dan, Ucok (12 tahun).

Pak Sutopo juga mengabarkan, pada waktu yang hampir bersamaan, banjir menggenangi empat kecamatan di Kabupatan Bandung. Luapan Sungai Citarum dan buruknya drainase telah menyebabkan banjir yang menggenangi beberapa kecamatan. Kecamatan-kecamatan yang dilanda banjir tersebut adalah Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Cileunyi. Banjir di kecamatan tersebut tingginya mencapai 70-120 centimeter. Akibat banjir, sebanyak 978 jiwa atau 271 Kepala Keluarga mengungsi di enam titik pengungsian. Dari mereka yang mengungsi terdapat 81 jiwa balita,70 jiwa lansia, dan 4 jiwa ibu hamil.

Saat ini, BPBD Provinsi Jawa Barat kata Pak Sutopo telah mendistribusikan kebutuhan dasar bagi pengungsi melalui dapur umum lapangan di Gedung Inkanas Kecamatan Baleendah. Penanganan darurat dilakukan bersama BPBD Kabupaten Bandung, TNI, Polri, BWWS Citarum, Satpol PP, PMI, Tagana dan relawan.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini