Kronologi Terjadinya Ledakan di Tanah Abang

by
April 9th, 2015 at 9:57 am

Jakarta (CiriCara.com) – Sebuah ledakan yang cukup keras terjadi di Jalan Jati Bundar RT 16 RW 9, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.15 WIB, Rabu (8/4/2015) kemarin. Ledakan tersebut sontak membuat warga sekitar kaget.

bom

Ilustrasi – Ist

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto, ledakan diketahui berasal dari salah satu rumah. Dimana rumah tersebut tengah dipersiapkan untuk melangsungkan hajatan pada 12 April 2015 mendatang.

Rikwanto mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari seorang saksi bernama Fatang. Di mana saat kejadian Fatang tengah bersih-bersih di sekitar lokasi yang akan dijadikan tempat hajatan tersebut.

“Tiba-tiba, dia (Fatang) mendengar ledakan keras,” tutur Rikwanto, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Rabu sore kemarin.

Kata Rikwanto, awalnya Fatang tidak mengetahui asal ledakan tersebut. Namun saat dia masuk ke dalam rumah itu untuk mencari tahu sumber ledakan, dia malah mendapati ada empat orang dalam keadaan luka-luka.

Empat korban tersebut diketahui bernama Rukam alias Suro (56) warga Ciledug; Asep (67) warga Kebon Kacang; Amir alias Bogel (30) warga Kebon Kacang; dan Feri (31) asal Indramayu. Keempat korban sudah dirawat di RS Polri Bhayangkara Kramajati.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, ledakan tersebut diduga berasal dari bom rakitan. Bom tersebut diduga meledak karena dipicu adanya bantingan atau api.

“Diduga ini adalah bom mekanis karena tidak ditemukan detonator power, dan kabel,” kata Martinus.

Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya barang bukti berupa 49 bungkusan yang diduga bom banting seukuran bola tenis, black powder, dan paku. Adanya korek api di dekat lokasi diduga menjadi pemicu bom tersebut meledak.

Martinus juga mengatakan, dengan barang bukti tersebut, korban diduga sedang merakit bom. Namun karena terjadi kesalahan, akhirnya bom tersebut meledak sendiri dan melukai para korban yang berjumlah empat orang tersebut.

Meskipun demikian, motif para korban merakit bom tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak polisi masih melakuakn pemeriksaan lebih lanjut sambil menunggu perkembangan kesehatan para korban.

(YG)

Comment di sini