Ini Dia Manfaat dari Hutan Mangrove

by
April 10th, 2015 at 1:33 pm

CiriCara.com – Saya pernah mendapat kiriman email dari Miyara Sumatera Foundation. Kiriman email dari Miyara ini berisikan manfaat dari tanaman mangrove. Miyara sendiri, punya Program Mangrove for Life. Berikut saya saya uraikan manfaat besar dari mangrove yang saya sarikan dari kiriman email Miyara Sumatera Foundation.

Hutan Mangrove

Hutan Mangrove – Ist

Sebagai vegetasi endemik yang hidup di antara transisi daerah laut dan daratan di kawasan pesisir, keberadaan hutan mangrove menjadi penting sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sekitarnya. Mangrove memiliki banyak fungsi fisik, ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan bagi masyarakat dan kawasan pesisir.

Nah, akar-akar mangrove yang kokoh sangat berguna, karena dapat menangkap sedimen, sehingga bisa diandalkan untuk mencegah abrasi. Selain itu, tanaman mangrove bisa menjadi pelindung dari bencana gelombang pasang. Sehingga mangrove bisa jadi benteng alami bagi mereka yang berdiam di dekat laut.

Hutan mangrove juga sangat penting artinya bagi mitigasi bencana. Bisa dikatakan, melestarikan mangrove sama dengan melakukan upaya preventif mengurangi dampak buruk dari resiko bencana. Jadi mangrove adalah instrumen yang sangat penting dalam proses mitigasi yang berbasis pada alam. Mitigasi bencana melalui mangrove, sangat berguna mengurangi dampak bencana gelombang pasang atau abrasi dan tsunami.

Bukan hanya itu, mangrove juga tak sekedar punya manfaat secara fisik. Tapi mangrove pun bisa jadi instrumen bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, terutama nelayan. Hutan mangrove adalah daerah atau wilayah favorit bagi berbagai satwa dalam berkembang biak. Keberadaan hutan mangrove yang lestari, akan berdampak langsung bagi hadirnya berbagai ikan, udang, kepiting, lebah madu, aneka burung, dan fauna lainnya. Nah itu secara langsung sangat bermanfaat, karena membantu mata pencaharian penduduk. Sekaligus keberadaan hutan mangrove, bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata yang berbasis lingkungan atau ecotourism. Jadi, mari kita lestarikan hutan mangrove, demi masa depan anak cucu kita.

Karena bila tak sekarang, kapan lagi. Kepada pemangku kebijakan,tentu ini harus jadi perhatian serius. Harus ada perubahan paradigma pembangunan yang selama ini seperti menyepelekan daya dukung lingkungan, semata mengejar keuntungan semata. Tapi,lupa akan dampak jangka panjangnya. Sebab, banyak kisah, hutan mangrove begitu gampangnya dibabat, demi sebuah proyek, misal reklamasi pantai yang orientasinya lebih banyak komersil. Jangan sampai, begitu sudah jatuh korban, dan kerusakan telah terjadi, baru kita tergagap-gagap bereaksi. Jangan sampai seperti itu.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini