Nauru, Pulau Kecil Berpenduduk Gemuk

by
April 13th, 2015 at 9:24 am

CiriCara.com – Pernahkah kamu mendengar berita tentang pulau kecil bernama Nauru? Pulau kecil ini memang tak begitu terkenal sebagai pulau wisata, namun ada yang menarik dari pulau berpenduduk gemuk ini.

Penduduk Gemuk

Ist

Tahukah kamu, Nauru adalah sebuah pulau kecil (sekitar delapan mil persegi) yang ada di antara Hawaii dan Selandia Baru. Pulau seluas 8 mil persegi ini konon ditemukan oleh orang Eropa pada tahun 1798 dan menamai pulau ini dengan sebutan Pleasant Island. Mengapa? Pulau yang luar biasa indah ini dulunya sangat menawan dengan panorama alamnya.

Di pulau Nauru, banyak fosil kotoran burung yang dapat ditambang sebagai fosfatdan bernilai ekonomi tinggi.Pada tahun 1919 Inggris menciptakan Komisi Fosfat Inggris yang menguasai pulau ini untuk kepentingan Australia, Selandia Baru dan lebih luas. Di era Perang Dunia II, Jepang pernah menduduki pulau ini pada tahun 1942. Nauru baru menjadi negara merdeka dari Inggris pada tahun 1968.

Setelah merdeka, Nauru mengelola tambang fosfat sendiri. Negara pulau seluas 21 kilometer persegi ini kemudian dieksplorasi secara maksimal. Di tahun 1980, Nauru menjadi negara terkaya sedunia jika dilihat dari pendapatan perkapita.

Dengan kekayaan melimpah, orang Nauru menjadi sangat konsumtif. Perbaikan tingkat perekonomian mengubah gaya hidup masyarakat Nauru. Buah dan ikan yang tadinya menjadi makanan favorit, kini tergeser makanan cepat saji impor. Kehidupan masyarakat Nauru saat ini sangat bergantung impor makanan dari Amerika, Jepang, dan Australia.

Berdasar catatan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, sekitar 95 persen warga negara di wilayah Samudra Pasifik itu menderita obesitas, bahkan diabetes, akibat mengonsumsi makanan impor yang berlemak dan mengandung kadar gula yang tinggi. Tak hanya populer sebagai tambang fosfat, negara ini terkenal karena penduduknya berpostur tubuh gemuk.

Akibat ledakan obesitas, pemerintah Nauru harus bekerja keras menyelamatkan warganya dari resiko penyakit terkait obesitas. Akhirnya berbagai program pelangsingan diluncurkan, mulai dari kelas senam gratis, olahraga, seminar gizi, hingga menggelar kontes penurunan berat badan. Hm, meskipun kini banyak restoran cepat saji di Indonesia, semoga masyarakat kita tidak sampai mengalami hal ini, ya!

Penulis: Khaeriya

Comment di sini