Yuk Bersepeda, Agar Jadi Orang yang Bahagia

by
April 13th, 2015 at 2:59 pm

CiriCara.comKemacetan adalah hal yang biasa di kota-kota besar, terutama di Jakarta. Bagi ibukota, kemacetan adalah salah satu problem klasik, selain banjir dan kemiskinan yang hingga kini belum terpecahkan solusinya. Menurut para pakar transportasi dan tata kota, salah satu penyebab kemacetan adalah, tak sebandingnya jumlah kendaraan dengan volume jalan.

bersepeda

Bersepeda di jalan raya – Ist

Setiap tahun, kendaraan baik roda dua dan empat di ibukota terus melonjak, sementara penambahan volume jalan, seperti jalan di tempat. Alhasil kemacetan pun jadi menu sehari-hari warga ibukota atau mereka yang tiap hari beraktivitas di Jakarta. Di jam berangkat maupun pulang kerja, kemacetan bakal menggila. Apalagi bila turun hujan, dimana banyak ruas jalan di Jakarta yang tergenang banjir, ibukota seperti lumpuh. Jakarta pun kacau balau.

Kemacetan pun jadi pemicu stress. Diperparah, budaya tertib berlalu lintas yang sangat rendah. Maka kemacetan pun seperti tak pernah teratasi. Kerugian ekonomi akibat kemacetan pun menggunung, mencapai trilyunan rupiah. Tapi, bukan berarti pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota diam saja. Berbagai jurus sudah diterapkan. Misalnya di era Sutiyoso jadi Gubernur, dilansir bus Trans Jakarta. Namun, belum jadi solusi efektif mengurai dan mengatasi kemacetan di ibukota.

Bahkan, sempat akan dibangun monorel, tapi kemudian proyek tersebut mangkrak, hanya menyisakan tiang-tiang yang merusak pemandangan. Kini di era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tengah digarap proyek Mass Rapid Transit atau MRT. Namun sepertinya, MRT pun belum bisa jadi solusi menyeluruh mengatasi kemacetan di ibukota.

Sebenarnya sudah mulai ada kesadaran dari warga ibukota untuk merubah kebiasaan bertransportasi. Muncul gerakan bersepeda yang kemudian banyak menarik pengikut. Istilah Bike to Work pun jadi populer. Bahkan, mulai banyak anak-anak muda atau para pekerja di Jakarta yang memilih menggunakan sepeda untuk berangkat ke tempatnya bekerja. Diterapkannya car free day, makin membuat gerakan bersepeda menggeliat. Ajang car free day pun jadi ajang favorit para penggemar sepeda. Komunitas-komunitas sepeda pun bermunculan, dimana-mana.

Dan saya pun mendapatkan sebuah fakta menarik dari sebuah akun Twitter @TwitFAKTA. Akun @TwitFAKTA ini salah satu akun favorit saya, karena banyak menyajikan fakta dan informasi menarik, meski hanya dalam potongan-potongan informasi pendek. Salah satu fakta menarik yang disajikan akun @TwitFAKTA dari sekian banyak cuitannya adalah tentang fakta manfaat dari bersepeda.

Dalam sebuah cuitannya, akun @TwitFAKTA mengungkapkan berdasarkan sebuah studi yang pernah dilakukan, ditemukan fakta bahwa dibanding semua jenis transportasi yang dipakai, orang yang bersepeda itu lebih bahagia. Saya kira cuitan itu masuk akal. Coba, kalau kita memakai mobil dalam beraktivitas, misal untuk bekerja, dipastikan stress akan jadi ancaman, setiap kita di kurung macet. Bagaimana tidak, waktu kita banyak terbuang di jalan. Belum lagi, menghadapi banyak pengendara yang ugal-ugalan. Ancaman stress pun kian besar.

Tapi, bila bersepeda, selain sehat, juga menurut studi seperti yang dicuitkan akun @TwitFAKTA, bisa membuat kita bahagia. Jadi mari kita budayakan bersepeda di Jakarta. Minimal, dalam seminggu kita bersepeda beberapa kali. Mau bahagia? Yuk kita bersepeda.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini