Fakta Seputar Perempuan Matre dan Cantik

by
April 14th, 2015 at 11:13 am

CiriCara.com – Perempuan, katanya terbuat dari tulang rusuk pria. Kalimat itu selalu dipakai untuk menggambarkan bahwa perempuan itu tak terpisahkan dari kaum adam alias kaum laki-laki. Kabarnya pula, di dunia, jumlah perempuan itu lebih banyak dari laki-laki. Pun di Indonesia, jumlah penduduk berjenis kelamin perempuan, lebih banyak daripada jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki.

wanita

Ist

Bicara tentang perempuan, memang tak ada habisnya. Selalu saja banyak fakta-fakta menarik soal perempuan. Tapi, jangan sekali-sekali meremehkan peran kaum perempuan. Indonesia sebagai sebuah bangsa harus banyak-banyak menghaturkan rasa terima kasih kepada kaum perempuan. Kita punya perempuan tangguh, seperti Tjut Nyak Dien, Dewi Sartika, Rasuna Said, RA Kartini, Cut Muetia dan perempuan-perempuan tangguh lainnya. Mereka adalah para pembuat sejarah. Para pahlawan bagi negeri ini. Mereka adalah perempuan-perempuan hebat yang pernah dimiliki negeri ini. Mereka adalah perempuan Indonesia yang membuktikan bahwa kaum hawa tak kalah hebat dari kaum laki-laki.

Raden Ajeng Kartini, atau biasa kita menyingkatnya dengan sebutan RA Kartini, adalah salah satu perempuan Indonesia yang sangat gigih hingga akhir hayatnya memperjuangkan emansipasi kaumnya. Namun memang harus diakui, perlakuan kepada kaum wanita belum sepenuhnya adil. Masih banyak perempuan yang diperlakukan tak adil dalam berbagai bidang kehidupan. Misalnya di dunia pekerjaan, perempuan kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Pun di bidang-bidang lainnya. Tingkat kekerasan kepada kaum perempuan pun, jumlahnya terus meningkat tiap tahunnya. Padahal bagi Indonesia, perempuan banyak sekali jasanya. Lihat saja para Tenaga Kerja Indonesia. Mereka adalah penyumbang devisa bagi negara. Mayoritas para TKI itu, faktanya adalah perempuan.

Tapi, perlakuan serta perlindungan kepada mereka masih belum maksimal. Sehingga tragedi demi tragedi terus terjadi menimpa TKI perempuan. Belum lagi, kalau bicara soal perdagangan manusia. Banyak perempuan muda Indonesia, dijebak oleh sindikat perdagangan manusia, dipekerjakan paksa sebagai pekerja sex komersial. Budaya patriarki yang menganggap laki-laki adalah kaum unggul, dituding sebagai salah satu biang penyebabnya. Budaya ini masih kuat melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Tapi artikel ini, tentang hendak membahas mendalam tentang nasib perempuan di Indonesia. Namun lewat artikel ini saya hendak menyajikan sepenggal kecil fakta menarik seputar perempuan. Di Cina, Negara yang terkenal dengan sebutan negeri tirai bambu terdapat sebuah fakta menarik tentang kaum perempuannya. Berdasarkan hasil sebuah penelitian atau survei, di Cina atau sering di sebut Tiongkok, kaum perempuannya punya kecenderungan materialistis alias matre. Sebuah survei mencatatkan,82 persen perempuan di Cina, rela menikah atau jadi pendamping hidup laki-laki buruk rupa, asal si lelaki itu adalah orang kaya.

Saya kira, hasil survei itu wajar saja. Mungkin juga itu tak terjadi di Cina saja. Mungkin juga itu adalah fakta di seluruh dunia. Siapa sih yang tak ingin punya suami kaya. Pasti banyak perempuan yang mengidamkan pendamping hidupnya adalah orang kaya. Apalagi Cina, adalah negara yang pertumbuhan ekonominya sedang menggeliat menjadi raksasa baru dunia. Geliat ekonomi ini, membawa dampak akan gaya hidup penduduknya. Banyak orang kaya baru lahir. Selain itu, kemajuan ekonomi membuat kehidupan di Cina kian mahal dan materialistis.

Fakta lainnya yang cukup menarik, adalah bahwa wanita yang merasa dirinya cantik, punya kecenderungan untuk gonta-ganti pasangan. Ini bukan isapan jempol loh. Fakta itu, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Universitas Texas, sebuah universitas di Amerika Serikat.

Penulis: Agus Supriyatna
@rakeyanpalasaraa

Comment di sini