Apa itu Pohon Lontar?

by
April 15th, 2015 at 11:33 am

CiriCara.com – Pohon Lontar atau Tal atau Siwalan merupakan jenis tanaman Palma yang tumbuh di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Ciri khas pohon Lontar ini adalah kokoh dan kuat serta bisa bertahan hingga 25 tahunan. Berbatang tunggal dan bisa mencapai ketinggian 15-30 meter dan mempunyai diameter batang sekitar 60 cm. terkadang batangnya tumbuh adapula yang sendiri-sendiri,  berkelompok dan berdekat-dekatan. Mempunyai ciri-ciri pada daun yang besar, dan terkumpul di ujung batang serta membentuk tajuk yang membulat. Helaian daunnya menyerupai kipas, berbentuk bundar dan mempunyai diameter sekitar 1,55 meter.

Pohon Lontar

Pohon Lontar – Ist

Tangkai daun mencapai 1 meter, mempunyai pelepah yang lebar dan hitam pada bagian atasnya. Sisi tangkai mempunyai deretan duri yang ujungnya dua. Karangan bunganya berupa tongkol 20-30 sentimeter dengan tangkai sekitar 50 sentimeter. Pohon lontar ini berbuah dan bergerombol dalam tanda hingga mencapai 20 butir, bentuk buah bulat seperti peluru yang berdiameter 7-20 sentimeter, berwerna hitam kecoklatan kulitnya serta kuning daging apabila buahnya sudah tua.

Sekujur pohon dari daun, batang serta buah mempunyai kemanfaatan bagi manusia. Untuk daunnya sendiri digunakan sebagai bahan kerajinan dan sebagai media penulisan naskah lontar dan produk-produk yang dihasilan dari daun lontar seperti : tikar, topi, kipas, aneka keranjang, tenunan yang digunakan sebagai bahan pakaian, dan Sasendo (alat musik tradisional dari Timor)

Serat-serat yang dihasilkan dengan cara mengolah tangkai dan pelepah daun digunakan untuk menganyam tali atau membuat songkok yaitu tutup kepala pada daerah tersebut (seperti peci). Sedangkan kayu dari batang pohon lontar tersebut mempunyai mutu yang baik, berat, kehitaman dan keras. Produk dari pohon lontar tersebut sering digunakan sebagai bahan bangunan atau membuat semacam perkakas dan barang kerajinan tradisional lainnya.

Sedangkan karangan bungan yang berupa tongkol dari bunga betina, oleh masyarakat setempat disadap sebagai Nira, nira tersebut kemudian dimasak menjadi gula atau difermentasi menjadi tuak atau legen (semacam minuman beralkohol made in rakyat Timor). Buah dari pohon lontar tersebut ternyata dapat dikonsumsi terutama buah yang masih muda. Biji-biji pada buah lontar masih lunak demikian juga dengan batoknya yang bening lunak dan berair (keringat) yang sebenarnya adalah endosperma cair yang terletak di tengah buahnya tersebut. Berasa seperti kolang-kaling tapi lebih enak dari kolang-kaling.

Dan biji yang lunak ini di masyarakat Timor pada umumnya diperdagangkan di tepi jalan sebagai “Buah Siwalan”. Sesuai selera buah ini terkadang dipotong-potong berbentuk kotak kecil untuk bahan campuran minuman es dawet yang biasa diperjualbelikan di daerah pesisir Jawa Timur, Lamongan, Pacitan, Tegal (terkadang ada). Rasa daripada es dawet buah pohon Lontar ini mempunyai rasa lezat dan manis karena rasa manisnya berasal dari sari nila asli.

Daging buah lontar yang telah tua dan kekuningan serta banyak serat, dapat dikonsumsi secara langsung dan berasa segar atau kalau ingin lebih lezat dimasak terlebih dahulu. Dan cairan yang kekuningan dari buah lontar tersebut dapat digunakans debagai campuran panganan, kue-kue atau bisa dijadikan selai yang gurih dan enak.

Penulis: MasArif
Comment di sini