Cara Mencegah Kekerasan Seksual Pada Anak

by
April 15th, 2015 at 10:58 am

CiriCara.comKekerasan seksual terhadap anak sering kali datang dari tempat yang tidak disangka-sangka. Mirisnya, kekerasan tersebut dilakukan oleh orang-orang terdekat seperti kerabat, keluarga, tetangga, atau tempat yang orang tua percaya seperti sekolah. Hal ini menimbulkan paranoid pada banyak orang tua.

pelecehan wanita

Pelecehan seksual – Ist

Sebenarnya, kekerasan seksual dapat dicegah dari pendidikan di dalam rumah. Dilansir dari laman kompas.com, berikut penuturan Seto Mulyadi (Kak Seto) terkait kekerasan seksual pada anak.

- Orang Tua sebagai Pelindung

Sejatinya, orang tua tidak hanya menjadi sumber kesejahteraan bagi anak tetapi juga kasih sayang dan tempat berlindung. Orang tua harus memberikan pendidikan untuk mencegah kekerasan seksual pada anak.

“Orang tua bisa melakukan berbagai hal untuk melakukan edukasi dan pencegahan pelecehan seksual pada anak,” tutur Kak Seto. Orang tua harus mengajarkan anak cara menjaga diri dari ancaman kejahatan seksual.

- Pendidikan Seks Sejak Dini

Selama ini, banyak orang tua yang beranggapan kurang pantas berbicara soal seks pada anak. Untuk menghindari kekerasan seksual, tabir tabu  tersebut  harus dibuka. Ini karena pendidikan seks sejak dini  diperlukan agar anak terhindar dari pelecehan.

Namun, ada aturan khusus dalam membicarakan seks pada anak. Menurut Kak Seto, pendidikan seksual baru bisa diberikan pada anak berusia lima tahun. Orang tua juga harus menggunakan cara khusus. Pendidikan seks sejak dini dapat dilakukan dengan kata-kata yang mudah dimengerti dan diingat oleh anak.

- Komunikasi Terbuka

Ajarkan anak untuk bisa berkomunikasi secara terbuka. Komunikasi merupakan kunci bagi keharmonisan keluarga. Lewat komunikasi, akan terjalin suasana yang hangat dan nyaman bagi anak. Dengan begitu, anak-anak akan merasa bebas bicara. Ia akan merasa aman saat mengungkapkan sesuatu kepada orang tua.

- Menjadi Sahabat Anak

Jadilah sahabat anak. Dengan membangun kedekatan, anak bisa menceritakan apa saja yang ia alami. Anak pun bisa bercerita kapan saja. Orang tua yang hangat, akrab, dan terbuka akan membuat anak tidak merasa sendiri. Anak bisa menganggap orang tua adalah teman terbaik.

Untuk membangun hubungan ini, orang tua perlu terbiasa untuk menanyakan aktivitas anak sehari-hari. Tanyakan juga bagaimana perasaannya saat melewati hati itu.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini