4 Tahap dalam Tiap Daur Hidup Produk

by
April 16th, 2015 at 9:32 am

CiriCara.com – Pernah dengar yang namanya daur hidup produk atau product life cycle? Secara singkat saya akan jelaskan yang namanya daur hidup produk. Tiap produk mempunyai daur hidup yaitu perkenalan (introduction), pertumbuhan (growth), kematangan/ kedewasaan (maturity), dan penurunan (declining).

Siklus Hidup Produk

Daur Hidup Produk – Ist

Jadi sebagai produsen yang memproduksi produk, tentu kita selalu ingin produk kita berada pada tahapan kematangan, karena disitulah laba kita paling besar. Namun terkadang ada hal yang kita lupakan sehingga membuat produk kita masuk ke dalam tahan penurunan. Namun, beberapa tips di bawah ini dapat membantu anda sedikit dalam meperhatikan tiap daur hidup produk.

1. Introduction

Tahap perkenalan produk. Konsumen belum tahu produk Anda. Apa yang harus dilakukan? Tentunya promosi yang pastinya dengan edukasi. Hal itu ditujukan agar konsumen tahu produk kita, tertarik dan bahkan membeli produk kita. Mungkin di tahap ini keuntungan kita sedikit atau bahkan belum untung, tapi tujuan dari tahap ini agar konsumen tahu tentang produk kita.

2. Growth

Nah, ini tahap dimana konsumen sudah tahu produk kita dan ternyata bisa diterima di dalam pasar. Tahap pertumbuhan ini kita juga harus gencar melakukan promosi, berikan pelayanan terbaik agar konsumen yang membeli semakin puas sehingga loyal terhadap produk kita. Media promosi bisa ditambah, di tahap ini kita sudah bsia dapat untung walaupun jumlahnya masih kecil.

3. Maturity

Di tahap ini merupakan titik jenuh atau titik maksimal produk anda. Apa yang harus anda lakukan? Media promosi bisa dipersempit karena sebagian besar konsumen sudah mengetahui produk kita. Keuntungan kita juga bisa didapatkan lebih banyak. Nah agar tetap mencapai tahap ini, kalian harus melakukan yang namanya INOVASI dan tetap promosi.

4. Declining

Semua produsen tidak ingin sampai menuju tahap ini. Karena tahap ini dimana produk kita sudah tidak laku lagi di pasar bahkan kita merugi. Kita harus lakukan identifikasi apakah kesalah dan apakah kita harus menutup atau ada cara untuk menyelamatkan produk kita.

Yang terpenting kita harus cermat dalam melakukan segala tindakan bisnis. Selamt hidup sehat. Semoga bermanfaat.

Penulis: -Secret OL-

Comment di sini