Apa itu Suku Gumai?

by
April 20th, 2015 at 9:06 am

CiriCara.com – Suku Gumai (Gumay) merupakan suku yang mendiami beberapa wilayah di Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan. Suku Gumai terbagi menjadi 3 marga, Marga Gumai Lembak, Marga Gumai Talang, dan Marga Gumai Ulu.  Ketiga marga tersebut saling hidup rukun secara berdampingan pada suatu tempat yang merupakan cikal bakal berdirinya kota Lahat, dan ketiga marga tersebut hidup dapat satu adat yang dinamakan adat Gumai.

Suku Gumai

Ist

Setelah kemerdekaan Republik Indonesia dan terbentuknya negara ini, maka wilayah adat marga suku Gamai dibagi menjadi dua kecamatan dan wilayah pemukiman ketiga marga tersebut terpisah oleh dua sebutan wilayah, yaitu Gumai Talang menjadi bagian dari kecamatan Lahat, dan kecamatan Pulau Pinang berada di Margai Gumai Lebak dan Gumai Ulu. Istilah marga pada suku Gumai diperuntukan untuk wilayah adat Gumai, karena istilah ‘marga’ bagi suku Gumai merupakan hal yang penting karena fungsinya sangat strategis, oleh karena itu mayoritas suku Gumai mencantumkan ‘marga’ Gumai di belakang namanya depannya. Misalnya Masarif Gumai atau Ciricara Gumai.  Penggunaan ‘marga’ yang disandingkan didepan nama seseorang menunjukkan tempat asal-usulnya yang menjadi keturunan ataupun nama keluarga.

Pada sistem meneruskan generasinya suku Gumai menganut sistem patrilineal, dimana marga diturunkan sesuai dengan keturuan dari bapaknya. Keturunanya (anak) akan meneruskan garis keturuan dari sang bapak menurut marganya.

Sebagai alat komunikasi, suku Gumai menggunakan bahasa yang dinamakan bahasa Lematang, bahasa ini, sedangkan bahasa ini digunakan oleh suku Lematang, tetapi kedua suku ini Lematang dan Gumai bukan satu rumpun. Suku Gumai malah satu rumpun dengan suku Pasemah dan suku Semidang. Uniknya mereka mempunyai aksara kuno seperti aksara ke-ge-nge (huruf rincung) atau sering disebut dengan Surat Ulu.

Suku Gumai memiliki kesenian dan kebudayaan yang lampau hingga saat ini dipertahankan eksistensinya seperti tarian khas Gumai, serta lagu-lagu daerah sestra sastra lisan, misalnya guritan dan panatun bersahutan juga pencak silat. Alat musik tradisionalnya berupa ginggung, rebab, kenung, serdam dan gong.

Agama dan kepercayaan suku Gumai pemeluk agama Islam yang taat serta melaksanakan syariat-syariatnya menurut kepercayaan/agama yang mereka anut. Salah satu upacara yang sering dilakukan oleh suku Gumai yaitu Ritual Adat Sedekah (RAS) merupakan upacara adat yang didalamnya berisikan animisme serta dinamisme, dan aliran itu dimungkinkan oleh nenek moyang mereka. Bentuk upacara adat ini berupa sesaji-sesaji yang berisi bubur malam 14, kue apem, bubur biasa, punjung telur, lemang, daun sirih, kapur sirih, daun gambir, ayam putih kuning, ayam putih pucat dan air jernis dalam cangkir-cankgir. Adat sedekah malam 14 ini merupakan prosesi untuk berkomunikasi antara seorang kepala suku Gumai dengan Tuhannya.

Penulis: MasArif

Comment di sini