Batu Akik Jadi Souvenir Konferensi Asia Afrika

by
April 21st, 2015 at 9:14 am

CiriCara.com – Batu akik tidak hanya tren di Indonesia tapi juga internasional. Kenaikan harga batu mulia ini bahkan mencapai 1.000% di ranah dunia. Perhiasan alam itu pun akan menghiasi Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60. Souvenir batu akik disiapkan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil “Pamer” Batu Akik – Ist

- Warna Biru

Ridwan Kamil (Emil) memilih batu-batu akik berwarna biru untuk dihadiahkan pada para delegasi KAA. Warna tersebut merepresentasikan Kota Bandung. Ridwan Kamil pun tidak ambil pusing dengan jenis batu akik asalkan berwarna biru.

- Baturaja

Salah satu jenis batu akik yang dipilih ialah Baturaja, dari Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Batu ini juga disebut sebagai Spiritus Baturaja yang berasal dari Kota Baturaja. Batu ini memiliki warna biru yang jernih.

- Badar Biru

Jenis batu berwarna biru lainnya yang bisa dijadikan souvenir ialah badar biru atau blue opal. Batu ini berasal dari Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat. Ahli geologi, Ir. Sujatmiko menilai Ridwan Kamil seharunya memilih batu akik asal Jawa Barat, salah satunya batu badar biru.

Batu ini memang tidak sejernih Spiritus Baturaja. Warnanya padat dan cenderung safir.  Akik Baturaja boleh lebih indah daripada badar biru namun kualitasnya hampir sama. Sementara itu, Ridwan Kamil membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mempromosikan batu khas Jawa Barat.

- Batu Akik Garut

Batu akik Garut dari Kabupaten Garut, Jawa Barat juga akan menghiasi KAA. Batu tersebut dijadikan liontin dengan dengan hiasan dari perak atau titanium. Tali liontin terbuat dari kulit asli yang diproduksi oleh pengrajin Garut. Di pasaran, harga liontin yang akan diberikan pada para ibu negara ini mencapai Rp 10 – 15 juta.

- Cincin

Setiap Kepala dan Ibu Negara akan memperoleh cincin batu akik berwarna biru. Pada cincin ini tersemat nama Bandung. Cincin digabung dengan batik dan iket khas Bandung dalam satu kotak. Harga cincin tersebut di pasaran mencapai Rp 1 juta. Selain petinggi negara tersebut, cincin batu akik juga akan dibagikan pada wartawan asing yang meliput KAA.

- Sertifikasi

Liontin batu akik yang diberikan kepada delegasi KAA tersebut telah memiliki sertifikat dari Ir. Sujatmiko. Lembar tersebut juga berisi sejarah ilmiah batu akik. Batu akik itu pun dinyatakan asli dari Garut, Indonesia.

- Hibah

Emil mengaku, tidak ada uang yang dikeluarkan untuk souvenir cincin batu akik. Semua cincin yang berasal dari Garut, Sukabumi, dan Baturaja tersebut merupakan hibah dari produsen. Sumbangan ini merupakan salah satu bentuk promosi.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini