Lumba-Lumba Ini Berwarna Pink

by
April 21st, 2015 at 11:38 am

CiriCara.com – Kamu tahu tidak bahwa di negara Jepang sempat menghadirkan sebuah hewan langka khususnya di tempat wisata tersebut. Ya hewan langka ini sejenis ikan lumba-lumba yang kini sedang dikoleksi oleh tempat wisata. Ikan lumba-lumba ini dikatakan langka karena warna kulitnya yang albino, bahkan ikan tersebut justru mempunyai keunikan sendiri yakni warna pada tubuh ikan lumba-lumba bisa berwarna pink. Sungguh hebat bukan.

Kalaupun dilihat dari fisiknya saja ikan lumba-lumba sebenarnya berwarna abu-abu, namun untuk jenis hewan bermoncong botol ini sungguh dikatakan langka. Hewan ini langka dikarenakan lumba-lumba ini tidak mempunyai warna kulit alias albino. Coba kamu lihat foto-foto pada ikan ini, sungguh keren bukan. Ikan ini sungguh takjub karena mempunyai warna yang putih dibandingkan dengan ikan lumba yang lainnya. Tapi kadang-kadang, ikan lumba-lumba ini justru bisa berubah warna loh. Warna pada tubuhnya ini bisa menjadi warna pink disaat ia berenang dengan teman-temannya.

Hewan ini memang lahir dalam kondisi tanpa melanin. Hal ini membuat tubuh dan mata pada hewan lumba-lumba ini tidak memiliki warna. Karena hewan lumba-lumba yang satu ini dikatakan langka. Bahkan hewan ini diyakini merupakan salah satu dari dua spesies lumba-lumba yang pernah ditangkap oleh sekelompok manusia.

Untuk mencegah dari serangan dari pemangsa, maka hal yang dilakukan untuk menyelamatkan hewan langka ini ialah menempatkan hewan tersebut ke dalam sebuah akuarium. Tempat akuarium ini dipercaya dapat menyelamatkan hewan ini. Lagipula tempat di alam liar, membuat hewan albino tersebut sering kali menjadi perburuan untuk hewan pemangsa serta manusia.

Memang warna pada ikan ini tidak pernah menyatu dengan ikan lumba-lumba yang memiliki warna abu-abu. Lumba-lumba albino ditemukan di daerah Taiji, Jepang, ketika aktivitas para nelayan sedang asyik melakukan perburuannya di laut untuk menangkap hewan lumba-lumba.

Lumba-lumba yang dikenal karena memiliki warna albino, membuat para peneliti dari Institute of Cetacean Research dan juga Tokyo University of Marin Science untuk terus melakukan penelitian kepada hewan tersebut. Para Penelti pun berharap semoga dengan kemunculan hewan ini, peneliti dapat mengungkapkan lebih detil tentang keberadaan hewan ini.

Sumber: Merdeka.com

Penulis: Lindra Nurbani Rahman

Comment di sini