Semut Juga Bisa Berubah Jadi Zombie

by
April 24th, 2015 at 2:59 pm

CiriCara.com – Zombie ialah mayat hidup. Tak hanya manusia, serangga pun bisa menjadi zombie. Bagaimana bisa?

Semut Zombie

Semut Zombie – Ist

Para peneliti telah menemukan 4 spesies jamur yang bisa mengubah semut menjadi zombie. Jamur itu adalah Ophiocordyceps unliateralis. Jamur ini akan menginfeksi semut, kemudian jamur akan tumbuh memanjang di kepala semut sampai melepaskan spora dan korbannya akan menjadi seperti zombie yang hanya diam menggigit bagian bawah daun.

Semut yang telah menjadi zombie itu lama-kelamaan akan meninggalkan koloninya dan menancapkan rahangnya di bawah daun dan menetap di sana. Semut akan mati setelah jamur menyebar ke seluruh tubuhnya. Jamur juga membentuk semacam tangkai dari kepala semut zombie untuk memikat semut lainnya.

Profesor David Hughes dari University of Pennsylvania yang memimpin penelitian ini, memaparkan bahwa tingkah laku semut zombie berubah. Mereka menggantung di daun dengan menggigit bagian bawah dedaunan belukar.

Selain disebabkan jamur tadi, semut atau serangga lainnya juga bisa menjadi zombie apabila bertemu parasit Nefarious acanthocephalon (Plagiorhynchus cylindraceus). Parasit ini hidup di usus burung jalak dan dikeluarkan lewat kotoran. Ketika kotoran itu dimakan oleh serangga berbuku, parasit itu akan masuk ke dalam tubuh, lalu mengambil alih otak serangga. Sehingga, parasit tadi membuat inangnya melakukan hal-hal diluar kendalinya. Salah satunya, membuat serangga terlihat oleh predatornya, yaitu burung jalak. Setelah menginfeksi serangga, parasit tadi akan mengincar serangga lain untuk mempraktekkan kemampuan mengendalikan pikiran. Seperti film sains fiksi, ya?

Selain semut zombie, ada pula kepiting zombie. Kepiting akan mengalami nasib malang ketika bertemu teritip yang merupakan parasit. Teritip Sacculina dapat bersarang di dalam cangkang kepiting. Ketika masuk ke dalam tubuh kepiting, teritip membuat rumah kecil  yang terlihat seperti tumor di tubuh kepiting. Dalam fase ini, teritip juga terus memperpanjang sulurnya melalui tubuh kepiting dan perlahan-lahan memakan inangnya.

Setelah teritip membunuh organ seks inangnya, kepiting menjadi kehilangan minat pada apapun selain melayani teritip yang kini menjadi ‘majikan’ baginya. Teritip akhirnya melubangi cangkang kepiting dan mengundang si jantan masuk dan berkembang biak di dalam cangkang kepiting.

Penulis: Khaeriya

Comment di sini