Apa Itu Pedestrian?

by
April 27th, 2015 at 8:48 am

CiriCara.com – Pernahkah kamu mendengar kata Pedestrian? Atau mungkin kamu pernah mengalaminya, tetapi tak sadar akan istilah tersebut.

Pedestrian

Pedestrian – Ist

Pedestrian berasal dari kata ‘pedos’ yang diambil dari bahasa Yunani, berarti ‘kaki’. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pedestrian diartikan sebagai pejalan kaki atau orang yang berjalan kaki.

Di seluruh dunia pada umumnya, pedestrian adalah trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki untuk menikmati nuansa bangunan perkotaan dan taman-taman kota. Pedestrian menjadi indikator pokok bagi kemajuan peradaban dan pembangunan kota masa depan. Di Eropa dan Jepang, berjalan kaki adalah hal yang menyenangkan karena menyehatkan. Selain itu, pejalan kaki bisa menikmati indahnya suasana kota.

Belanda adalah salah satu negara yang mengutamakan pembangunan pedestrian bagi pejalan kaki, kemudian mengutamakan orang-orang bekerja menggunakan sepeda pancal, mengutamakan orang-orang naik trem dan terakhir, baru mengutamakan orang yang menggunakan mobil dan sepeda motor.

Kawasan pedestrian di Belanda biasanya dekat dengan lokasi taman kota yang rindang, ruang terbuka hijau, kawasan perkantoran yang sibuk dan sebagainya.

Pembangunan pedestrian berguna untuk mengurangi kemacetan, mengurangi polusi udara dan mempermudah kinerja polisi untuk mengatur lalu lintas. Sayangnya, di Indonesia pembangunan pedestrian dianggap sepele. Padahal, kawasan pedestrian bisa menjadi kawasan pedagang jual beli produk unggulan setempat jika dikelola dengan baik, seperti kawasan Malioboro Yogyakarta, kawasan Monas dan kawasan Gelora Bung Karno.

Kawasan pedestrian bisa menjadi kawasan wisata kuliner, kerajinan, pakaian khas setempat dan bisa diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu, di bawah koordinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat.

Di negara lain, pemerintah membebaskan area dari semua kendaraan kecuali untuk kendaraan angkutan umum seperti bus, dan kendaraan untuk kepentingan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan mobil polisi. Kendaraan tersebut harus berjalan cukup lambat dan memperhatikan keberadaan dan kecepatan para pejalan kaki. Ruang untuk pedestrian disediakan melalui pelebaran jalur pejalan kaki dan diperlengkapi dengan prasarana yang memberikan kenyamanan.

Di Seoul ada pasar Namdaemun, pasar ini bisa dilalui mobil, tapi tetap pejalan kakilah yang diutamakan. Di area blok sebelahnya ada Chongyechon yang terdapat sungai di tengahnya. Kanan-kirinya adalah pertokoan dengan konsep lama, mobil bisa lewat tetapi ‘kekuatan’ adalah milik pejalan kaki.

Penulis: Khaeriya

Comment di sini