Batu Akik, Batu Khas Indonesia yang Mendunia

by
April 27th, 2015 at 10:43 am

CiriCara.com – Belakangan ini fenomena Batu Akik menjadi fenomena yang mencuat di berbagai tempat di Indonesia dan dunia. Presiden USA, Barack Obama konon juga memakai cincin batu akik di salah satu tangannya. Batu Akik, batu yang dihasilkan dari daerah-daerah di Indonesia sekarang mendapat perhatian dunia karena kualitas, kejernihan, dimensi dan harganya. Batu Akik jenis Sungai Dareh dari Sumatera Selatan dan Sumatera Barat, merupakan batu yang dipakai presiden Barack Obama sedangkan Batu Akik jenis Bacan, yang berasal dari Halmahera, Maluku Utara merupakan Batu Akik termahal saat ini.

batu akik

Batu Akik – Ist

Ada berbagai alasan orang mengkoleksi Batu Akik. Alasan pertama sering dikaitkan dengan kekayaan, keberuntungan ataupun kekuasaan. Saat ini, alasan itu menjadi alasan yang klasik, dan biasanya yang pakai pada masa lalu yaitu dari kalangan pejabat, bangsawan, orang kaya  atau orang-orang tua. Namun pada masa kini, makin banyak orang dari kalangan muda dan kalangan biasa atau profesionalyang memakai Batu Akik untuk penampilan, gaya dan gengsi. Bentuknya tentu saja tidak sebesar seperti masa lalu, dan didisain dengan bagus tempat Batu Akiknya. Misalnya kalung, cincin atau gelang. Batu Akik yang dulu harganya tidak mahal, sekarang pun bisa mencapai jutaan atau milyaran. Harga ditetapkan dari dimensi, kejernihan dan bentuknya. Semakin kelihatan bagus dan indah maka harga semakin tinggi, bisa mencapai juta-an.

Di Indonesia sendiri saat ini ada tiga jenis Batu Akik yang menjadi incaran para kolektor, yaitu Batu Bacan, Batu Sungai Dareh dan Batu Solar Aceh, yang berasal dari Aceh. Bacan dianggap para kolektor paling menarik sekaligus memiliki harga paling tinggi karena dapat bermetamorfosis warna dan dimensinya. Harga yang tinggi saat ini juga dikarenakan sudah semakin jarangnya Batu Akik jenis tersebut ditemukan. Menurut salah seorang kolektor, Batu Akik yang bagus biasanya ditemukan jauh di perut bumi. Terbayang betapa sulitnya mencapai batu itu dan bagaimana pengorbanan dan upaya orang yang mengambilnya.

Fenomena munculnya Batu Akik kemudian juga mendorong dibukanya banyak tempat untuk mengasah Batu Akik dari bahan mentah sehingga siap jadi untuk perhiasan dan apapun yang diinginkan pembeli di Jakarta dan tempat-tempat lain di Indonesia. Harganya juga bervariasi tergantung besar kecilnya batu. Jadi tertarik untuk mengkoleksi Batu Akik?

(Diyah)

Comment di sini