ISIS, Gerakan Kekerasan Melawan Islam Syiah dan Kristen

by
April 27th, 2015 at 9:01 am

CiriCara.com – Beberapa bulan belakangan ini kita mendengar nama ISIS. Segala kejahatan dan terror di dunia dihubungkan dengan kegiatan ISIS. ISIS pun menjadi organisasi terlarang di seluruh dunia. Sebetulnya apa itu ISIS? ISIS kepanjangan dari the Islamic State of Iraq dan Syria, merupakan sebuah gerakan dari golongan Islam Sunni yang memprotes dominasi Islam Syiah dan Kristen di negara Irak dan Syria atau Suriah. Awal gerakan ini bermula ketika pihak Amerika Serikat menginvansi negara Irak dengan alasan Irak memiliki senjata nuklir dan menggulingkan kekuasaan diktator Irak bernama Saddam Husein.

ISIS

ISIS – Ist

Setelah invansi, Amerika Serikat pun mendirikan negara baru Irak dengan pemimpinnya dari Islam Syiah. Hal ini dianggap sebagai hal yang menyinggung sebagian rakyat dan mantan pemimpin Irak dikarenakan sebagian besar rakyat Irak menganut Islam Sunni. Rakyat yang tidak setuju itupun membentuk kelompok Jihad dan negara Islam Sunni.

Organisasi ini awalnya hanya beranggotakan sedikit dari kelompok Jihad di negara Irak dan Suriah, tapi kemudian mereka bergabung dengan organisasi militan lainnya seperti Al-Qaeeda. Penggabungan itu pun membuat organisasi makin kuat dan melancarkan serangan-serangan kepada target mereka yaitu Islam Syiah dan Kristen di Irak, Suriah dan negara lainnya.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat, ada sekitar 2400 penduduk sipil yang tewas dalam peperangan melawan ISIS. Jumlah inipun terus bertambah dikarenakan anggota ISIS dan serangan ISIS terhadap orang atau rakyat yang dianggap tidak sepaham dengan perjuangannya pun meningkat. ISIS memiliki target utama orang asing terutama orang Amerika Serikat untuk dibunuh. Sudah ada dua jurnalis asal Inggris dan Amerika Serikat yang dibunuh oleh ISIS.

Tidak hanya melakukan terror pembunuhan dan bom, ISIS juga memperkosa perempuan masyarakat sipil di daerah-daerah yang dikuasainya. Para anggota ISIS juga melakukan perkawinan dengan banyak perempuan untuk meregenerasi keturunan mereka dan agar bisa melanjutkan perjuangan mereka, yang mereka anggap sebagai Jihad, atau berjuang demi agama.

Tindakan ISIS yang melakukan kekerasan tersebut dianggap tidak sesuai ajaran agama Islam oleh berbagai organisasi Islam di dunia. Islam disebut sebagai agama yang cinta perdamaian dan anti kekerasan, bahkan didalam ajarannya ada bulan-bulan haram melakukan kejahatan. Dan dengan adanya ISIS, berarti ada nilai-nilai agama Islam yang dikhianati. Kemudian tidak hanya memusuhi Islam Syiah dan Kristen, sekarang ini ISIS telah berkembang menjadi organisasi yang membunuh setiap musuhnya meskipun sama-sama beragama Islam ataupun berkewarganegaraan Irak dan Suriah. Dalam setiap kegiatannya, kematian musuh merupakan target organisasi ISIS. Karena itu yang dilakukan oleh ISIS sudah melanggar ajaran Islam dan tentunya melanggar Hak Asasi Manusia.

(Diyah)

Comment di sini