Apa itu Sleeping Beauty Syndrome?

by
April 28th, 2015 at 9:20 am

CiriCara.com – Pernah mendengar kisah sleeping beauty? Kisah asal Perancis karangan Charles Perrault ini telah mendunia dan menjadi dongeng klasik. Saking populernya, Sleeping Beauty telah dijadikan animasi oleh Disney dalam wujud putri Aurora. Sleeping beauty menceritakan tentang seorang putri yang dikutuk oleh penyihir jahat yang menyebabkan sang putri harus tertidur selama bertahun-tahun sampai sang pangeran datang dan membebaskannya dari kutukan.

Penderita Sleeping Beauty Syndrome

Penderita Sleeping Beauty Syndrome – Ist

‘Kutukan’ itu ternyata juga ada di dunia nyata dalam bentuk Sleeping Beauty Syndrome atau secara ilmiah dikenal sebagai Kleine-Levin Syndrome (KLS). KLS adalah gangguan saraf yang sangat langka di mana penderitanya secara periodik mengalami hypersomnia (kebalikan dari insomnia) serta perubahan tingkah laku. Berarti, penderita KLS tidur dalam waktu yang panjang. Mereka mengantuk dan tidur sepanjang hari seperti sleeping beauty.

Setiap kali KLS menyerang, penderitanya tak dapat melakukan aktivitas selama beberapa hari, minggu, atau bahkan berbulan-bulan. Dalam banyak kasus, penderita bisa tidur selama 15-21 jam dalam satu hari. Saat mereka bangun pun, mereka sulit diajak berkomunikasi. Sementara saat sedang tidak ‘kambuh’, penderita sindrom yang sudah muncul sejak tahun 1862 ini tetap tampak seperti orang biasa. Sleeping beauty syndrome dapat menimpa anak-anak sampai dewasa selama kurang lebih satu dekade. Hal ini menyebabkan banyak momen yang tertinggal atau terlewatkan oleh penderita KLS.

Selain kebiasaan tidur yang berlebih, penderita KLS cenderung kekanak-kanakan. Selain itu, saat terbangun, mereka mengalami kebingungan, lemas, dan tidak ekspresif. Pengidap KLS umumnya dilanda ketakutan penyakitnya akan muncul kembali. Hal ini dikarenakan banyak penderita KLS yang selama bertahun-tahun tidak menunjukkan gejala KLS tetapi secara tiba-tiba gejala tersebut kembali lagi.

Sampai saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan sindrom ini. Hal ini dikarenakan, penyebab dari sindrom yang sampai saat ini juga belum diketahui secara pasti serta tidak banyak penderita yang bisa membantu dalam penelitian. Akan tetapi, lithium dapat mencegah kembalinya sindrom ini sebanyak 20-40%.

Punya kebiasaan tidur yang cukup panjang? Jangan khawatir, KLS adalah penyakit yang sangat langka. Sindrom ini diderita oleh satu di antara satu juta orang. Selain itu, kebanyakan penderitanya adalah remaja laki-laki keturunan yahudi yang berasal dari Amerika Serikat atau Israel.

Penulis: Myra Florencia

Comment di sini