Pemanfaatan Sosial Media Sebagai ‘Branding’ Diri

by
May 4th, 2015 at 2:58 pm

CiriCara.com – Sosial Media saat ini telah menjadi bagian hidup yang terpisahkan dari kehidupan generasi saat ini. Di dalam perjalanan menuju tempat kerja misalnya, sudah menjadi pemandangan yang biasa para pekerja muda mengakses sosial media berupa Facebook, Twitter, Linked in, Path, Line, Instagram, dan lainnya untuk mendokumentasikan perjalanan mereka, berkomunikasi dengan teman atau rekan kerja atau bahkan rekan bisnis, serta mengakses informasi. Kebiasaan tersebut juga semakin sering ditemukan dengan ditunjang perangkat komunikasi yang terus berkembang.

sosial media

Ist

Apabila dahulu, orang sudah merasa cukup dengan ponsel berkamera, maka saat ini, ponsel yang dapat mengakses internet dan sosial media menjadi suatu kebutuhan. Ponsel pun berganti Blackberry dan Android yang dapat menyediakan fitur-fitur yang dibutuhkan sehingga dokumentasi, komunikasi dan akses informasi lebih mudah dijangkau. Berpijak dari perkembangan yang terjadi, maka sosial media telah menjadi media yang banyak diakses.

Sosial media ‘sejatinya’ bisa menjadi sumber informasi, wadah dokumentasi dan tempat berkomunikasi atas sebuah isu/persoalan/kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh sebuah perusahaan atau lembaga ataupun pribadi. Sehingga sosial media dapat menjadi tempat untuk pembentukan dan penguatan citra atau ‘branding’ positif.

Sayangnya dalam kenyataannya, sosial media kemudian hanya dimanfaatkan sebagai wadah untuk curhat, melampiaskan kekesalan atau segala sesuatu yang dianggap ‘sampah’ dan eksistensi. Masih ingat kasus Prita? Hanya karena mengeluhkan pelayanan yang buruk dari sebuah rumah sakit di Tangerang di sosial media, Prita sampai diseret ke pengadilan dan dihukum karena dianggap mencemarkan nama baik rumah sakit tersebut. Ada beberapa kasus lain dari selebritis, dimana terjadi debat dan perang opini atau komentar di sosial media, yang kemudian dilaporkan ke kepolisian dikarenakan dianggap mencemarkan nama baik.

Namun sebenarnya, kita bisa memanfaatkan sosial media untuk ‘branding’ diri. Beberapa perusahaan saat ini akan melihat dan mereview sosial media pelamarnya karena melalui sosial media dapat sedikit tergambarkan kepribadian awal dan kemampuan dari si pelamar. Karena itu, kita yang sudah sadar fungsi sosial media dapat digunakan sebagai ‘branding’ diri, biasanya akan menyeleksi dengan ketat isi sosial media kita.

Karena itu, pergunakan bahasa yang positif dan mengomentari secara positif hal-hal yang ada di sekeliling kita untuk memperkuat ‘branding’ diri. Kita juga dapat berbagi kegiatan sosial atau kemanusiaan atau isu yang menjadi perhatian kita melalui sosial media.

Kemampuan kita atas suatu isu atau pekerjaan juga dapat dilihat dari sosial media. Misalnya dari gambar-gambar atau karya-karya kita yang dimasukkan ke sosial media. Dan bukan tidak mungkin kita akhirnya mendapat pekerjaan impian karena hal yang kita taruh di sosial media kita

Penulis: Diyah

Comment di sini