Kampus “Calon Birokrat” Pun Punya Ajang Kontes Kecantikan

by
May 6th, 2015 at 3:49 pm

CiriCara.com – Sabtu malam, 2 Mei 2015, bertepatan dengan peringatan hari pendidikan, ada pemandangan tak biasa di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampus IPDN, adalah kampus penghasil calon-calon birokrat.

ipdn

Ist

Perguruan tinggi ini, pernah jadi perbincangan hangat ketika mencuat kasus kekerasan di kampus tersebut. Kasus kekerasan yang sempat ditayangkan oleh SCTV, salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Kini, kampus ini terus berbenah, menghapus stigma negatif sebagai sekolah yang sarat dengan budaya kekerasan. Berbagai perbaikan dilakukan, untuk menjadikan kampus ini lebih ramah.

Bahkan di era Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, kampus IPDN dicanangkan sebagai pusat pengembangan revolusi mental. Acara Sabtu malam, 2 Mei 2015, adalah salah satu upaya dari IPDN untuk menghapus citra negatifnya. Malam itu suasana kampus cukup meriah, terutama di sekitar area auditorium Rudini, salah satu gedung terluas di komplek IPDN.

Stand-stand berjejer di depan gedung. Ya, dari Sabtu pagi hingga malam, IPDN punya hajatan yang tak seperti biasanya. Hajatan itu adalah IPDN Expo 2015. Ini sebuah hajatan yang berisi banyak kegiatan, mulai dari pameran, lomba karya ilmiah, pentas seni dan yang paling puncak adalah pemilihan Putri Nusantara. Pemilihan Putri Nusantara ini, tak jauh beda dengan kontes kecantikan ala Putri Indonesia atau kontes Miss Indonesia. Namun pesertanya bukan dari kalangan umum, tapi para praja putri yang sedang menuntut ilmu di IPDN.

Sebuah panggung dibangun di dalam auditorium, lengkap dengan tata lampu lainnya sebuah panggung pertunjukan musik. Meja-meja ditata sedemikian rupa di depan panggung. Ketika malam merambat, para praja IPDN lengkap dengan seragamnya diminta masuk ruangan dan menempati meja dan kursi yang disediakan. Lampu panggung menyorot, berpendar dan berputar di atap gedung. Menyaksikan itu rasanya, bukan seperti di auditorium sebuah perguruan tinggi, tapi di sebuah klub malam yang meriah dengan lampu-lampu ‘disko’. Apalagi kala musik mulai diperdengarkan. Suaranya pun menghentak ruangan.

Kehebohan terjadi, kala Putri Indonesia, Annindya Kusumah Putri datang masuk ruangan. Serentak para praja yang hadir, berebut untuk menjepret sosok Putri Indonesia yang melenggang gemulai menuju meja yang telah disediakan. Malam itu, Annin tampak sangat cantik dengan tebaran senyumnya.

Setelah itu baru datang rombongan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang datang bersama sang istri, Erni Guntarti, Rektor IPDN, Suhajar Diantoro dan beberapa pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Dalam Negeri. Usai dipersilakan duduk. Pembaca acara pun mulai membacakan susunan acara.

Acara pertama sambutan dari Rektor IPDN, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Mendagri. Setelah itu baru Tjahjo Kumolo selaku Mendagri memberi sambutan. Selesai acara sambutan, dilanjutkan dengan atraksi tarian dari para praja. Suasana sangat meriah, apalagi kita tampil tim dance yang terdiri dari para calon birokrat tersebut di atas panggung.

Acara makin meriah, ketika pembawa acara satu persatu memanggil kontestan pemilihan Putri Nusantara. Satu persatu, kontestan Putri Nusantara naik ke panggung dan berjalan lainnya peragawati. Para kontestan ini adalah wakil dari tiap provinsi. Mereka adalah para praja putri di IPDN. Mereka tampil lengkap dengan busana daerahnya. Tampak anggun. Bagi yang melihatnya, mungkin tak akan menyangka bila para kontestan adalah calon-calon birokrat.

Sampai kemudian tiba pengumuman pemenang kontes Putri Nusantara. Calon birokrat cantik dari Sulawesi Barat, akhirnya yang dinobatkan sebagai Putri Nusantara 2015. Mahkota Putri Nusantara langsung disematkan oleh Putri Indonesia, Annindya Kusumah Putri.

Catatan ketika menghadiri acara pemilihan Putri Nusantara IPDN 2015, Sabtu 2 Mei 2015.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini