Waktu Terbaik Untuk Anak-anak

by
May 6th, 2015 at 11:59 am

CiriCara.com – Setiap orang tua pasti menyayangi anak-anaknya. Dimana anak-anak mereka adalah darah daging dan keturunan mereka sendiri. Karena itu juga, anak adalah anugrah dan titipan Tuhan yang harus dikasihi oleh orang tua mereka. Sebagai orang tua, begitu banyak bentuk kasih sayang yang diberikan, yaitu secara material dan non material.

Olahraga Anak

Ist

Namun, saat ini para orang tua lebih cenderung memberi dukungan material sejak anaknya masih kecil. Bisa kita lihat begitu banyak anak kecil yang diasuh oleh baby sitter bukan oleh orang tuanya. Padahal masa-masa seperti itu sangat penting.

1. Bayi

Usia yang dimaksud adalah dari 0 tahun sampai 2,5 tahun. Pada usia inilah, bentuk perhatian ekstra serba hati-hati harus diberikan oleh orang tua. Di saat inilah, pertumbuhan otak anak mulai terjadi. Dan dengan demikian daya serap anak juga menjadi tinggi. Pernah nggak lihat bayi yang sangat tenang saat digendong orang tuanya namun ia menangis saat ia digendong orang lain. Hal itu dikarenakan ia sudah mengenali dan menyerap kasih sayang yang diberikan oleh ibunya. Karena itu, jangan anggap remeh proses menjaga anak pada umur ini.

2. Bawah Lima Tahun (Balita)

Di saat inilah masa-masa anak yang sangat nakal. Anak Anda akan terlihat sangat menggemaskan dan sangat lucu. Namun di saat ini ia berkembang menjadi pribadi yang nakal. Jangan sekali-sekali memarahi dengan tindakan kasar kepada anak, karena ia sudah bisa merasakan bentuk amarahmu pada umur ini.

3. Usia 6-8 tahun

Di usia ini, anak-anak bukan lagi seperti tindakan balita, ia sudah mulai ingin tahu ini dan itu. Pada masa ini, sangat cocok diajarkan sesuatu hal yang positif misalnya pengembangan skill. Jangan pernah sekali lagi memarahi anak dengan keras. Cukup berikan tindakan mana yang benar dan salah dan beritahu dengan pengertian dan tindakan yang masih di batas wajar.

4. Usia 9-12

Ini adalah masa dimana peralihan menuju remaja. Sangat penting dan sangat rawan pemilihan pergaulan. Sebagai orang tua, ahrus lebih teliti dan cermat dalam melihat pergaulan anak.

Yang terpenting sayangi anak, beri perhatian yang cukup dan jangan melakukan hal yang di luar batas wajar.

Penulis: Blue17

Comment di sini