Apa itu Kelenjar Getah Bening?

by
May 12th, 2015 at 4:04 pm

CiriCara.comKelenjar getah bening merupakan sistem kekebalan pada bagian tubuh, kurang lebih 600 kelenjar getah bening, tetapi yang daerah tertentu saja seperti submandibular yang letaknya di bawah rahang bawah, sub bawah mandibula rahang bawah, lipat paha, ketiak yang normal pada orang yang lebih sehat.

kelenjar getah bening / Ist

kelenjar getah bening / Ist

Getah bening tersebut terbungkus oleh kapsul fibrosa yang berisi kelompok sel-sel yang membentuk pertahanan tumbuh sekaligus sebagai tempat untuk penyaringan tigen (protein asing) dari sebagian pembuluh-pembuluh getah bening yang melewati wilayahnya.  Pembuluh-pembuluh limfe yang akan mengalir ke wilayah kelenjar getah bening tersebut. Sehingga daerah yang terlewati oleh aliran pembuluh getang bening tersebut dapat membawa antigen atau mikroba zat asing.

Pembesaran kelenjar bening tersebut bersumber pada penambahan sel-sel pertahanan tubuh yang bermuara dari kelenjar getah bening seperti sel plasma, limfosit, histiosif dan monosit. Dengan mengenal dan mengetahui lokasi pembesaran kelenjar getah bening sehingga dapat diidenfitikasi lokasi kemungkingan terjadinya infeksi yang menjadi penyebab pembesaran kelenjar getah bening.

Ada dua jenis pembesaran kelenjar getah bening.

  1. Hodgkin’s adalah jenis limfoma yang dicirikan dengan pembesaran kelenjar getah bening dan limpa tanpa ada rasa nyeri atau sakit.  Jenis ini sangat progresif pada bagian jaringan limfoid dan pertumbuhan abnormal sel yang terjadi dengan cepat. Faktor resiko yang terkena jenis getah bening ini adalah jenis hodgkin’s pada pria atau wanita usia antara 15-38 tahun serta usia di atas 50 tahun, mempunyai kelainan pada sistem kekebalan seluler tubuh (sel-T) walaupun produksi antibiotiknya normal.
  2. Non-Hodgkin, adalah sejenis kanker ganas yang berasal dari limfonodus pada jaringan limfa lainnya, gejalanya adalah pada pembesaran kelenjar getah bening, kemudian disusul dengan pembesaran tonsil, kelenjar adenoid, limfonodus pada leher yang menimbulkan kemerahan, memilik gejala demam, selalu berkeringan di malam hari, kelelahan, berat badan menurun. Jenis non-hodgkin ini sering dijumpai pada pria berusia sekitar 50 tahun, semakin tua umur seseorang maka akan semakin tinggi terkena resiko limfoma.

Hingga saat ini penyebab terjadinya limfoma belum diketahui secara pasti, ada beberapa penyebab kemungkinan terjadinya limfoma seperti kelainan sistem kekebalan, infeksi virus, bakteri, toksin lingkungan, karena pewarna makanan, faktor keturunan.

Penulis: MasArif

Comment di sini