“Rekor” Bejat Kepala Sekolah dari Jepang

by
May 12th, 2015 at 9:52 am

CiriCara.com – Kejahatan seksual, seperti pemerkosaan dan pencabulan di Indonesia makin mengkhawatirkan. Bahkan, kian merajalela. Terlebih setelah booming smartphone yang membuat akses ke konten-konten pornografi kian gampang saja. Mudahnya mengakses situs porno via telepon genggam punya pengaruh besar terhadap perilaku seksual seseorang. Khususnya mereka yang dalam masa pubertas.

pelecehan wanita

Pelecehan seksual – Ist

Kisah anak remaja melakukan kejahatan seksual, seperti pencabulan, bukan lagi cerita yang luar biasa. Banyak peristiwa tentang hal tersebut. Mirisnya lagi, banyak pelaku yang mengaku melakukan tindakan bejat karena terpengaruh tontonan pornografi yang mereka akses via internet. Dan, banyak yang mengaku mengakses konten dewasa melalui telepon genggam.

Dan para pelaku kejahatan seksual pun makin tak terduga. Orang-orang terdekat, bahkan yang tragis, ayah kandung pun ada yang tega melakukan pencabulan terhadap anaknya sendiri. Bila sekarang Indonesia disebut darurat narkoba, saya kira negeri ini pantas pula disebut darurat pornografi. Karena memang kejahatan seksual yang kian merajalela.

Tentang pencabulan, ada sebuah kisah dari Jepang yang mungkin setelah kita membacanya hanya bisa mengurut dada dan geleng kepala. Kisah tak layak dicontoh ini seperti tak masuk akal. Kisahnya tentang penjahat seksual di negeri Sakura. Dia adalah kepala sekolah yang notabene seorang pendidik. Tapi sayang kelakuannya sangat bejat. Bahkan kebejatannya tak masuk diakal.

Kisah bejat kepala sekolah di negeri Sakura ini saya baca dari sebuah berita yang dimuat situs Tempo.co. Dalam berita tersebut menceritakan seorang bekas kepala sekolah telah ditahan pihak aparat penegak hukum di Jepang. Eks kepala sekolah itu ditahan polisi Jepang dengan dakwaan telah meniduri 12.000 perempuan selama bertugas di Filipina.

Membaca angka 12.000 perempuan, saya benar-benar tak percaya. Puluhan orang pun bisa bikin orang geleng kepala, apalagi ini jumlah korban mencapai 12.000 orang. Mungkin kebejatan eks kepala sekolah dari Jepang itu pantas dicatat sebagai rekor dunia. Rekor penjahat seksual terbesar abad ini.

Yuhei Takashima, demikian nama si pendidik bejat tersebut. Menurut Tempo.co, si pendidik bejat asal Negeri Sakura tersebut menyimpan rapi 150 ribu katalog berisi eksploitasi terhadap perempuan. Katalog tersebut disimpan dalam 400 album. Para perempuan yang ditiduri eks kepala sekolah itu mulai dari yang berumur 13 tahun sampai 70 tahun.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini