Hadiah Fantastis untuk Pemimpin ISIS

by
May 13th, 2015 at 9:01 am

CiriCara.com – Paska tewasnya pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden, bukan berarti musuh nomor wahid Amerika Serikat sama sekali hilang. Kini, setelah munculnya kelompok Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS lahir musuh baru negeri Paman Barack Obama tersebut.

isis

ISIS – Ist

Ya, ISIS kini menambah daftar panjang musuh negeri adidaya, setelah Al Qaeda. Padahal, meski Osama telah tewas oleh serbuan pasukan khusus Amerika di Pakistan, kekuatan Al Qaeda bukan berarti langsung melemah. Al Qaeda masih eksis. Di Afghanistan, kelompok Al Qaeda bersama Taliban, masih jadi momok menakutkan bagi pasukan NATO pimpinan Amerika. Mereka bahkan masih jadi kelompok yang mematikan.

Kini muncul ISIS yang awalnya bersatu dengan Al Qaeda. Tapi kelompok radikal yang pertama kali mulai menggeliat di tanah Irak tersebut, sekarang ini menjadi kelompok radikal tersendiri tak lagi berkiblat pada Al Qaeda. Bahkan, daya gebrak ISIS lebih agresif ketimbang Al Qaeda. Pengaruhnya pun lebih cepat menyebar. Faktanya kini, kelompok tersebut berhasil jadi magnet dari orang-orang dari luar Irak untuk bergabung. Tak terkecuali dari Indonesia.

Di bawah pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi, ISIS menjelma jadi kekuatan yang menakutkan. Hanya dalam waktu singkat, kelompok ini bahkan sanggung mencaplok sebagian besar wilayah di Irak, meski kini mulai terdesak setelah dibombardir oleh serangan tentara Irak yang dibantu koalisi internasional, dimana Amerika Serikat, adalah salah satu bagiannya.

Tak hanya di Irak, ISIS merajalela. Di Suriah pun, negara yang sedang diamuk perang saudara, ISIS sukses merebut dan menguasai beberapa wilayah penting di Suriah. Kekejaman ISIS pun membuat dunia geram. Banyak negara yang geram dengan kekejaman ISIS terutama tindakan brutalnya mengeksekusi tahanan dari berbagai negara. Negara yang geram dengan ISIS salah satunya adalah Amerika Serikat.

Bahkan saking geramnya, Amerika sampai rela menawarkan hadiah bagi siapa saja yang bisa memberi informasi beberapa pentolan ISIS yang telah ditetapkan Amerika sebagai buruan nomor wahid mereka. Jumlah hadiah, bukan jutaan rupiah. Tapi hadiah yang ditawarkan mencapai ratusan miliar rupiah.

Seperti diberitakan situs Tempo.co. Washington secara resmi telah mengumumkan bahwa bagi siapa saja yang bisa memberi informasi penting keberadaan buruan mereka, akan diberi hadiah yang jumlahnya fantastis. Negeri Adidaya itu menyediakan total hadiah 20 miliar dolar Amerika atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 259 miliar. Dana hadiah itu akan diberikan bagi siapa saja yang bisa memasok informasi penting terkait empat pentolan ISIS yang paling dicari Amerika.

Siapakah keempat pentolan ISIS yang dihargai ratusan miliar oleh Amerika Serikat tersebut? Mereka adalah, Abd al-Rahman Mustafa al-Qadhi, Abu Muhammad al-Adnani, Tarkhan Tayumurazovich Batirashvili dan Tariq Bin-al-Tahar Bin al Falih al-’Awni al-Harzi.

Mengutip keterangan otoritas di Amerika yang dikutip Tempo.co, keempatnya dianggap paling bertanggungjawab atas serangkaian kekejaman yang melanggar HAM, mulai dari pembunuhan massal, pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak-anak.

Dalam beritanya, Tempo.co juga mengungkapkan bahwa dari keempat buruan Amerika itu yang paling mahal ‘harganya’ adalah Abd al-Rahman Mustafa al-Qadhi. Pentolan senior ISIS ini dihargai 7 juta dolar.

Sementara yang lainnya dihargai antara 5 juta dolar dan 3 juta dolar. Misalnya, Adnani dan Batirashvili dihargai 3 juta dolar. Sementara yang paling ‘murah’ adalah Harzi, yang dihargai 3 juta dolar. Nah bagaimana dengan pemimpin tertinggi ISIS, Abu Bakar Baghdadi? Ternyata pemerintah Amerika sebelumnya juga sudah mengumumkan hadiah fantastis bagi siapa saja yang bisa memberi informasi penting tentang Baghdadi. Berapa hadiahnya? Negeri Paman Sam ini menawarkan hadiah bagi pemberi informasi Baghdadi sebesar 10 juta dolar.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini