Di Los Angeles Melapor Kebakaran Bisa Via Twitter

by
May 20th, 2015 at 10:58 am

CiriCara.com – Saat ini, mungkin hampir semua lembaga di Indonesia punya akun Twitter. Media sosial besutan Twitter.inc Itu sudah jadi kebutuhan, tak hanya individu, tapi juga lembaga dan badan untuk berbagi informasi penting. Bahkan, pejabat atau petinggi negara pun, kerapkali memilih Twitter sebagai alat untuk menyuarakan atau mengabarkan pernyataannya kepada publik.

twitter

Twitter – Ist

Pak Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY misalnya, sejak punya akun twitter @SBYudhoyono misalnya, lebih banyak memilih linimassa untuk jadi corongnya kala mengomentari atau menanggapi sebuah permasalahan. Lihat saja, kala Pak SBY menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, tentang utang pada International Monetery Fund (IMF), akun twitter jadi andalan untuk mengabarkan tanggapan. Dan, efektif, tak perlu menunggu lama, pernyataan Pak SBY tentang IMF di akun twitternya langsung di sambar media. Di twitter sendiri, tanggapan Pak SBY di akunnya, ramai di retweet, atau kemudian ditanggapi ulang para netizen.

Jadi, Pak SBY tak perlu repot-repot mengundang wartawan untuk sekedar jumpa pers menanggapi pernyataan Pak Jokowi, penggantinya di Istana. Mungkin pensiunan Presiden itu cukup sambil rebahan di balai-balai rumahnya untuk menuliskan baris-baris kata pernyataannya. Setelah selesai langsung diposting ke akun twitternya. Dan, usai itu jagad pemberitaan pun ramai dengan kutipan kicau Pak SBY di twitter.

Selain Pak SBY yang rajin berkicau di twitter adalah Pak Yusril Ihza Mahendra dan Pak Mahfud MD. Pak Yusril adalah pakar hukum tata negara yang juga mantan Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Hukum dan HAM. Pak Yusril juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Sementara Pak Mahfud adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi. Keduanya cukup aktif berkicau di twitter. Bahkan, sepertinya keduanya lebih sering menggunakan twitter ketimbang berbicara langsung saat perlu mengeluarkan statement. Akun twitter Pak Yusril sendiri adalah @Yusrilihza_Mhd, sementara akun resmi Pak Mahfud @mohmahfudmd.

Twitter kini telah jadi andalan tokoh-tokoh penting untuk bersuara. Namun, tak hanya tokoh penting yang sangat mengandalkan twitter untuk menyuarakan pendapat, pernyataan atau informasi. Badan dan lembaga, baik itu swasta atau pemerintah juga sangat terbantu dengan adanya twitter tersebut. Lewat akun resmi yang dimilikinya, badan atau lembaga itu menjangkau auden yang mau disasarnya. Pernyataan resmi pun rasanya dianggap tak afdol bila tak diposting di akun resmi twitter mereka.

Di Amerika Serikat, twitter sudah lama jadi andalan media berkomunikasi institusi-institusi resmi di negara adidaya tersebut. Salah satu institusi di Amerika Serikat yang memakai twitter sebagai sarana komunikasi adalah pemadam kebakaran di Los Angeles, California. Masyarakat di sana, bisa melaporkan tentang informasi atau peristiwa kebakaran via twitter ke akun resmi dinas pemadam kebakaran Los Angeles. Dinas pemadam kebakaran Los Angeles, mengaku sangat terbantu dengan adanya twitter. Bahkan, mereka bisa bergerak cepat memadamkan kebakaran, setelah adanya twitter.

Tidak hanya dinas pemadam kebakaran yang memanfaatkan twitter sebagai alat komunikasi dengan publik, lembaga kepolisian di Scottsdale, Arizona pun memanfaatkannya. Bahkan, warga bisa melaporkan kasus kejahatan via twitter, dan kepolisian setempat pasti akan meresponnya, dengan segera menindaklanjutinya.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini