Tips Membeli Sepeda Motor Second

by
May 20th, 2015 at 9:01 am

CiriCara.com – Tips Membeli Motor Second. Semenjak naiknya harga BBM jenis Premium pada bulan-bulan yang baru lalu, orang-orang yang mempunyai kendaraan roda empat beralih ke roda dua. Dan di beberapa SPBU yang khusus menyediakan untuk sepeda motor dan angkutan umum yang pada waktu itu bersubsidi, dan orang-orang seakan-akan beramai-ramai menggunakan kendaraan roda dua, sehingga orang-orang sekarang banyak yang membeli kendaraan motor baik secara cash ataupun kredit hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang punya gaji tiap bulan dengan cara dipotong gajiannya tiap bulan (bagi yang kredit).

Motor Bekas

Ist

Dan bagi yang mempunyai uang yang ngepas dan pas-pasan biasanya alternatifnya membeli kendaraan roda dua atau empat secara second, lagian yang second banyak yang bagus-bagus (kelihatan dari luarnya). Dalam hal membeli barang second diperlukan kejelian dan kehati-hatian, bagi yang tidak paham tentang motor sebaiknya mencari orang (orang bengkel) untuk menilai baik atau tidaknya barang yang akan dibeli.

Hal-hal yang perlu diperhatikan apabila kita akan membeli motor second, adalah demikian:

  • Cek dan ricek dulu harga yang beredar di pasaran, khususnya pasaran motor second, ngecek motor second bisa dilihat di websites, Koran, majalah atau cek langsung penjual motor second.
  • Agar tidak terjebak dengan motor curian, maka cek nomor rangka dan mesin, apakah nomor tersebut sama dengan yang tertera di STNK atau BPKB. Kalau memang sama, maka dianggap itu motor bukan curian, teliti kembali nomor itu benar-benar asli atau ketokan kasar. Sebab apabila motor tersebut memang curian, biasanya para pencuri mengubah nomor rangka dan mesin dengan cara diketok.
  • Cek kondisi luaran bodi seperti spion, knalpot, ban, apakah terlihat ada yang retak, penyok, atau pecah.
  • Cek kondisi olinya, alasanya begini biasanya para pedagang (yang curang) menyiasati bila mesin motor yang rusak dengan diisi oli yang melebihi standar, biasanya suara mesin yang berisik bila diisi penuh olinya maka suara motor akan lembut. Jadi perlu dicek ketinggian olinya.
  • Cek speedometer, jangan membeli motor second bila speedometernya rusak atau retak.
  • Cek sasis jangan membeli motor second dengan sasis yang bengkok.
  • Cek perpindahan gigi dari satu ke dua dan seterusnya, bila motor dijalankan, perhatikan posisi perpindahan giginya apakah terasa sulit atau tidak, apabila sulit berarti kampas kopling motornya mungkin sudah aus. Apabila terdengar suara mendesir bila motor dijalankan, kemungkinan juga gigi primernya sudah akan aus.
  • Tidak ada kebocoran oli atau cairan di sela-sela mesin. Hal ini dilakukan saat motor dikendarai. Jangan membeli motor second apabila mesinnya sudah bocor. Sebab berbahaya.

Dikutip dari beberapa sumber

Penulis: MasArif

Comment di sini