Antraks: Penyakit Mematikan dari Hewan

by
May 27th, 2015 at 2:28 pm

CiriCara.com – Ada satu topik penyakit yang kerap muncul pada musim lebaran. Penyakit tersebut berasal dari hewan ternak, yaitu antraks. Tahukah Anda, beberapa jenis antraks dapat menyebabkan kematian? Karenanya, kenali betul bagaimana penyakit menular ini dan cara pencegahannya.

Sapi

Ist

Apa Itu Antraks?

Antraks ialah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis. Penyakit ini kebanyakan menyerang hewan baik ternak (jinak) maupun liar. Antraks terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu antraks kulit, saluran pencernaan (usus), paru-paru, dan meningitis. Antraks meningitis merupakan kelanjutan dari antraks lainnya yang terbawa oleh darah ke otak.

Penularan

Antraks menyerang hewan pemakan rumput (herbivora). Bakteri penyebabnya dapat hidup di tanah hingga bertahun-tahun. Dari sinilah seekor hewan dapat terserang penyakit mematikan ini. Namun, cara seperti ini tidak dapat menular kepada manusia karena diperlukan bibit yang banyak untuk menyebabkan infeksi. Kasus penularan antraks dari manusia ke manusia juga belum pernah ditemukan.

Mayoritas kasus penyakit ini ialah jenis antraks kulit yang berasal dari sentuhan kulit atau luka terbuka pada binatang penderita. Antraks usus merupakan akibat dari masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui daging hewan penderita yang kurang matang. Antraks paru-paru disebabkan oleh bakteri yang ikut terhirup.

Gejala

Antraks berasal dari bahasa Yunani yang bermakna batu bara karena kulit yang diserangnya akan berwarna gelap namun tidak sakit. Gejala ini bisa muncul 1 – 2 minggu setelah terserang bakteri antraks.

Pada antraks usus, penderita mengalami sakit perut, demam, mual, dan muntah berwarna cokelat hingga hitam. Pada antraks paru-paru, gejalanya seperti terkena flu namun berlanjut pada kesulitan bernafas. Perlu diketahui bahwa diagnosis penyakit ini harus dipastikan melalui pemeriksaan dokter.

Bisa Sembuh

Beruntung, antraks yang menyerang kulit dapat sembuh dengan sendirinya. Beberapa penderita bisa sembuh tanpa obat namun akan lebih baik lagi jika diberikan obat.

Mematikan

Antraks bisa mematikan jika yang menyerang ialah jenis antraks usus dan paru-paru. Pada hewan, antraks ditandai dengan kematian mendadak. Terkait antraks paru-paru, angka kematian terjadi pada 6 – 9 dari 10 penderita.

Pencegahan

Tidak perlu takut karena bahaya terserang infeksi antraks sangat kecil. Karenanya, vaksin hanya diberikan kepada mereka yang kerap berhadapan dengan resiko tersebut. Saat menangani binatang penderita antraks, seseorang perlu menggunakan sarung tangan, sepatu, dan pakaian khusus. Rajinlah mencuci tangan dengan sabun. Pastikan daging yang Anda konsumsi telah matang sempurna.

Penulis: Ummu Solid

Artikel lainnya: Ciri-Ciri Hewan Kurban yang Sehat dan Layak Dikurbankan

Comment di sini