Apa Itu Prostitution By Greed?

by
May 27th, 2015 at 3:30 pm

CiriCara.com – Prostitusi online, yang diduga melibatkan artis, pasca tertangkapnya artis AA, memang mulai terkuak. Kasus itu pun ramai dibicarakan, mulai dari obrolan warung kopi sampai kafe-kafe.

psk, pelacuran,

Ist

Tidak hanya itu, media berlomba-lomba memberitakannya. Yang paling gencar memberitakan, tentunya adalah program-program tayangan infotainment. Mereka menelisik dari segala sisi. Pendek kata, nyaris semua artis dimintai tanggapannya tentang kasus itu, selain mengulas kasus artis AA dan daftar artis yang beredar itu sendiri.

Bagi artis yang “dicurigai” dikejar-kejar. Terutama mereka yang inisial-nya dikaitkan-kaitkan dengan daftar nama artis yang kabarnya bisa dibooking dan sekarang beredar di publik. Namun memang, kehidupan artis atau mereka yang bekerja di dunia hiburan tak bisa lepas dari gosip serta persepsi negatif. Apalagi, sudah bukan rahasia lagi bila kehidupan para pesohor itu selalu glamour, dan mewah.

Bahkan, ada beberapa artis atau pesohor, yang tak segan-segan lagi mengumbar kemewahan, memamerkan kekayaan yang dimilikinya. Maka, ketika kasus artis AA meledak, syakwasangka pun begitu gampangnya merebak. Kecurigaan menguat. Pertanyaan publik datang bertubi-tubi, mempertanyakan asal usul kekayaan sang artis.

“Dari mana uang mereka untuk membeli barang dan mobil mewah, sementara job mereka sebagai artis tak terlalu kelihatan?” pertanyaan seperti itulah yang muncul menyeruak begitu kasus artis AA merebak. Khalayak ramai mempertanyakan, dari mana biaya hidup mewah para artis yang dilihat dari sisi job atau kontrak kerja tak terlalu menonjol.

Lalu, kenapa ada artis yang terjebak dalam praktik prostitusi? Ini fenomena apa? Dan prostitusi model apa yang tarifnya selangit? Mengutip salah satu berita yang dimuat di Merdeka.com, dengan narasumber Musni Umar, seorang sosiolog, prostusi yang melibatkan kalangan atas, semisal artis adalah prostitution by greed. Menurut Musni Umar, prostitusi artis ini adalah fenomena gunung es.

Kenapa itu terjadi? Dan kenapa prostitusi yang melibatkan kalangan atas dengan tarif selangit disebut prostitution by greed? Musni Umar, memiliki jawabannya. Jadi itu apa prostitution by greed? Menurut Musni Umar, prostitution by greed, adalah prostitusi karena keserakahan pelakunya.

Jadi bukan prostitution by greed, bukan prostitusi biasa. Prostitusi biasa, para pelakunya melakukan praktek prostitusi sekedar untuk memenuhi nafkah keluarga. Tapi prostitusi karena keserakahan, ini lebih dipicu oleh gaya hidup. Gaya hidup mewah atau hedon, yang selalu lekat dengan kehidupan para pesohor, memang menuntut biaya hidup yang mahal. Dan ini rentan godaan, ketika job atau tawaran pekerjaan mulai berkurang. Sementara mereka sudah terbiasa hidup glamour. Maka, ketika mereka dihadapkan pada situasi tersebut, lalu muncul tawaran jalan pintas untuk dapatkan uang dengan gampang, langsung saja disambar.

Karena dengan cara itu, eksistensi hidup glamournya bisa bernapas panjang atau dipertahankan. Biasanya, mereka yang melakukan itu, adalah para pesohor atau mereka para pekerjaan hiburan, yang tak punya perencanaan panjang dalam hidupnya. Misalnya, bagaimana jika sudah tak laku, dengan apa harus bertahan. Mereka yang memikirkan masa depan dengan terencana, pasti akan berpikir untuk membangun atau membuat bidang usaha yang bisa diandalkan kala tak lagi eksis di panggung hiburan.

Tapi yang pikiran serta gaya hidupnya jangka pendek, tak pernah memikirkan itu. Pola hidup pun lebih banyak untuk kegiatan artifisial, hura-hura dan bersenang-senang. Dan, itu kata Musni Umar, bukan isapan jempol, tapi sebuah fakta. Bahkan Musni Umar, menyebut itu adalah fenomena gunung es. Artinya kasus artis AA itu, hanya secuil fakta. Fakta sebenarnya tentang prostitution by greed lebih dahsyat lagi.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini