Apa itu Qishash?

by
May 28th, 2015 at 11:13 am

CiriCara.com – Qishash dalam bahasa arabnya bahasa arab: قصاص Qishâsh merupakan istilah dalam agama Islam yang berarti sebuah pembalasan (pemberian hukuman yang setimpal). Dan dalam hukum Qishash sendiri memberikan hak kepada keluarga korban untuk memintakan hukuman mati yang diberikan kepada si pembunuh. Qishash  sendiri diartikan mencari jejak seperti Al-Qashash.

pengadilan

Praperadilan – Ist

Menurut Syaikh Prof. DR. Shâlih bin Fauzân memberikan pengertian tentang: ‘al-Qishâsh merupakan perbuatan (pembalasan) korbannya atau walinya yang ditujukan kepada pelaku kejahatan sama atau seperti perbuatan si pelakunya (jinayat). Jinayat sendiri dibagi menjadi dua yaitu bersifat penyerangan terhadap jiwa (pembunuhan) dan penyerangan terhadap sebagian atau seluruhnya organ tubuh. Pembunuhan dibagi menjadi empat jenis diantaranya adalah: a) pembunuhan dengan sengaja, b) Pembunuhan seperti disengaja, c) Pembunuhan tidak sengaja dan d) Pembunuhan karena ketidaksengajaan.

  • Kasus pembunuhan sengaja, maka pihak si wali korban boleh memilih antara qishash atau memaafkan dengan mengambil diyat atau memberikan sedekah diyatnya. Apabila pelaku pembunuhan mendapatkan pemaafan, maka ia wajib membayar diyat sebanyak 100 ekor onta dan 40 ekor diantaranya telah bunting.
  • Adapun sanksi pembuhunan seperti disengaja atau syibh al-‘amad adalah membayar diyat 100 onta dan 40 ekor diantaranya telah bunting.
  • Pembunuhan tidak sengaja (Khatha’) dibagi menjadi dua macam: (1) apabila seseorang melakukan perbuatan yang tidak ditujukan membunuh sesorang, tetapi tanpa sengaja ternyata mengakibatkan terbunuhnya seseorang, contohnya ada seorang memanah burung tetapi panahnya mengenai seseorang kemudian mati. (2) Seseorang yang membunuh orang lain yagn dikiranya ‘kafir harbi dar al-kufr’, akan tetapi ternyata orang yang disangkanya itu telah masuk Islam. Maka orang tersebut pada jenis pertama, harus membayar diyat 100 ekor onta disertai membayar kafarah dengan membebaskan budak. Apabila tidak memiliki budak, maka pelaku diharuskan berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Dan pada kasus kedua, bahwa pelaku tidak wajib membayar diyat akan tetapi membayar kafarah.
  • Sanksi bagi pembunuhan karena ketidaksengajaan yaitu harus membayar diyat berupa 100 onta dan membebaskan budak. Apabila tidak ada budak yang dibebaskan maka diwajibkan berpuasa 2 bulan berturut-turut.

Demikian tentang pengertian Qishash semoga bermanfaat.

Penulis: MasArif

Comment di sini