Istilah-Istilah di Dunia Prostitusi

by
May 29th, 2015 at 3:15 pm

CiriCara.com – Saat kasus artis AA meledak, yang jadi sorotan publik adalah tarifnya yang fantastis, 80 juta untuk kencan short time selama 3 jam. Publik pun geleng-geleng kepala, dengan tarif semahal itu. Bahkan, khalayak ramai makin geleng-geleng kepala ketika sang mucikari Robbi Abbas yang ikut ditangkap bersama artis AA, di sebuah hotel bintang lima di Jakarta, menyebut bahwa yang termahal dari artis dalam asuhannya adalah 200 juta untuk sekali kencan short time.

Prostitusi, Psk, pelacur, wanita penghibur

Ist

Kata short time pun menjadi populer. Lalu apa arti dan maksud dari short time tersebut? Dalam dunia prostitusi, kata short time adalah bahasa atau kode yang wajib diketahui. Short time arti dalam bahasa Indonesianya adalah waktu pendek. Jadi, kalau di dunia prostitusi, short time adalah merujuk pada durasi kencan antara si pelanggan dan pemberi layanan seks. Karena artinya waktu pendek, maka kencan short time pun, durasinya hanya dalam hitungan jam saja. Ada yang hanya untuk kencan 1 jam, 2 jam, sampai 3 jam, sesuai yang disepakati antara pelanggan dan pemberi jasa layanan seks.

Nah, kalau yang ingin booking dengan durasi kencan berwaktu panjang, kode pemesananannya adalah long time. Durasi untuk kencan long time biasanya semalaman. Tentu, biayanya akan lebih mahal lagi dari kencan short time yang hanya berdurasi 1 sampai 3 jam. Booking juga kerap dipakai sebagai kode dalam dunia prostitusi.

Kata booking, merujuk pada pemesanan pelanggan. “Si A sudah dibooking,” begitu kalimat yang sering terdengar dalam dunia prostitusi yang artinya bahwa si A, pemberi layanan seks telah dipesan oleh pelanggannya. Biasanya booking merujuk pada pemesanan kencan berdurasi panjang atau long time.

Istilah lainnya yang dikenal dalam dunia prostitusi adalah TKP. Kata TKP ini adalah singkatan dari Tempat Kejadian Perkara. Kata TKP ini biasanya sering dipakai oleh aparat kepolisian yang merujuk pada tempat terjadinya sebuah kasus kejahatan. Tapi oleh pelaku bisnis prostitusi disalahgunakan untuk merujuk pada tempat yang akan dipakai untuk berkencan.

Istilah lainnya yang kerap dipakai dalam dunia prostitusi adalah Chek In. Chek in, sebenarnya adalah istilah yang dipakai dalam dunia perhotelan yang merujuk pada waktu masuknya si penginap dalam kamar hotel. Tapi, oleh pelaku bisnis prostitusi, kode tersebut juga digunakan, dengan arti yang sama. Tapi, biasanya kode Chek In selalu disertai dengan nama hotel yang hendak dipakai untuk tempat kencan. ” Chek in di hotel anu ya..” kalimat itulah yang sering dipakai misal oleh mucikari untuk memberitahu si pelanggan yang akan berkencan dengan ‘anak buahnya’.

Istilah lainnya yang dikenal dalam dunia prostitusi adalah GM. Kata GM ini, bukan merujuk pada definisi General Manager. Tapi itu adalah singkatan dari ‘germo’ atau mucikari.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini