Ini Dia, Kejuaran World Cup di Luar FIFA

by
June 1st, 2015 at 2:49 pm

CiriCara.com – Ajang World Cup atau Piala Dunia, adalah ajang resmi kompetisi sepakbola sejagat. Ini hajatan resmi di bawah naungan The Federation Internationale de Football Association atau FIFA. Bisa dikatakan tak lengkap rasanya karir seorang pemain, bila tak bisa mempersembahkan Piala Dunia bagi negaranya. Ya, Piala Dunia, adalah puncak dari prestasi sepakbola sebuah negara. Dan di muka bumi ini, baru beberapa negara yang sukses menjuarai Piala Dunia.

VIVA World Cup

Ist

Negara-negara yang pernah menjuarai ajang akbar Piala Dunia antara lain, Uruguay, Brasil, Argentina, Italia, Jerman, Perancis, Inggris dan Spanyol. Belanda, negara yang terkenal dengan gaya permainan total football-nya, meski selalu tampil agresif di atas lapangan, tapi tak pernah sekali pun menjuarai Piala Dunia. Prestasi Belanda pun, seperti sayur asem kurang garam. Bermain hebat, tapi tak pernah jadi kampiun. Begitu juga dengan Portugal, punya banyak pemain bertalenta, seperti Ronaldo misalnya, tapi dewi fortuna tak pernah berpihak. Negara tersebut, selalu gagal di ajang Piala Dunia.

Maka, ketika sebuah negara dipastikan lolos ke ajang Piala Dunia, pesta besar-besaran dilakukan. Karena memang gengsi lolos ke Piala Dunia sangat berbeda misalnya dengan lolos ke putaran Piala Eropa, Asia atau Afrika. Apalagi bila sampai menjuarainya, pesta akbar dipastikan akan jadi menu perayaan keberhasilan di Piala Dunia. Pesta perayaan bisa dilangsungkan hingga seminggu.

Namun ternyata ada fakta menarik tentang Piala Dunia lain yang bukan hajatan resmi FIFA. Jadi, ada World Cup lain di luar World Cup versi FIFA. Nama ajang World Cup di luar versi FIFA itu adalah VIVA World Cup. Ajang VIVA World Cup ini dihelat oleh sebuah organisasi bola bernama Nouvelle Federation-Board atau NF-Board.

VIVA World Cup sendiri adalah ajang sepakbola yang mirip dengan World Cup versi FIFA. Hanya saja, pesertanya adalah negara-negara ‘paria’, atau negara-negara yang kemerdekaannya belum diakui oleh dunia internasional. Peserta yang ikut VIVA World Cup, adalah negara atau wilayah yang tak diakui, koloni atau kelompok Marginal di suatu negara berdaulat.

Maka, ada peserta dari Irak Kurdistan, yang mewakili daerah otonom Kurdistan, yang ada di Irak. NF-Board sendiri mengutip ulasan Majalah Tempo, edisi 8 Juni 2014, dibentuk pada 12 Desember 2003 di sebuah pub bernama La Mort Subite di Brussel, Belgia. Salah satu penggagasnya bernama Luc Mison, seorang pengacara olahraga.

Sama seperti FIFA, NF-Board juga punya situs resmi bernama www.nf-board.org. Menurut ulasan Majalah Tempo, saat ini NF-Board punya 40 anggota tetap, diantaranya Sapmi, yang mewakili orang-orang Sapmi. Orang-orang Sapmi ini, tinggal tersebar di Norwegia, Finlandia, Swedia dan Rusia. Anggota lainnya adalah Tibet dan Chechnya.

Bahkan ada anggotanya yang merupakan kelompok separatis seperti Padania, kelompok separatis di Utara Italia. Kebanyakan para anggotanya asing di telinga publik, seperti Aramean Suryoye, Siprus Utara atau Gozo, suatu wilayah yang jadi bagian Malta.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini