Pilkada DKI: Kontingen PON Jakarta Sewa Garuda Demi Pencoblosan

Jakarta (CiriCara.com) – PON 2012 masih berlangsung di Riau. Namun hal ini tidak menghalangi kontingen asal DKI Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya di pemilihan gubernur DKI Jakarta 2012.

Seperti diberitakan Kompas.com, Tirto Apriyanto selaku kepala posko DKI Jakarta mengungkapkan atlet dan ofisial yang akan mencoblos salah satu calon gubernur pada Pemilukada DKI Jakarta putaran 2, Kamis (20/9), akan disediakan pesawat sewaan khusus dari Garuda.

Tirto mengatakan mereka disewakan pesawat agar bisa tiba di Ibukota saat Pemilu sehingga hak pilih tetap bisa digunakan. Jumlah total anggota tim PON DKI Jakarta yang pulang menggunakan Garuda ada 348 orang. Pada Rabu malam, 160 orang telah dibawa pulang.

Namun Tirto juga mengatakan bahwa ada anggota tim yang tetap berada di Riau untuk mengikuti penutupan PON 2012 karena mereka tidak bertempat tinggal di Jakarta. Jumlah anggota yang masih menetap ada sekitar 100 orang.

Anggota tim PON DKI Jakarta yang berangkat ke Riau ada sekitar 1.060 orang, termasuk atlet, manajer, pelatih, ofisial, dan staf ofisial. Untuk sementara DKI Jakarta masih memimpin perolehan medali dengan raihan total 316 medali yang terdiri dari 105 emas, 101 perunggu, dan 110 perak. Tim yang terakhir menyumbang medali emas adalah tim baseball. Tim ini berhasil mengalahkan tim Lampung dengan skor 15-4 dalam laga final yang digelar di Stadion Baseball Pekanbaru Riau pada Rabu (19/9). (hp)

[colorvote id="4" style="wpcvp-poll"]

PON 2012: Lifter Jabar Raih Rekor Asia

Jaringnews

Pekanbaru (CiriCara.com) – Hingga hari ini, Jawa Barat dan DKI Jakarta tetap bersaing memperebutkan medali emas untuk menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau.

Hari Senin, 17 September 2012, kontingen Jawa Barat dan DKI Jakarta silih berganti memimpin klasemen sementara perolehan medali emas. Pada pukul 22.30, Jawa Barat berhasil mengoleksi 12 medali emas lagi. Perolehan ini membuat Jabar mengumpulkan 79 emas, 57 perak, dan 78 perunggu. Sementara itu, DKI Jakarta masih berada di posisi pertama dengan 80 emas.

Diberitakan oleh Tribunnews.com, lewat olahraga angkat berat yang digelar di Hotel Ratu Mayang Garden, Pekanbaru, Jawa Barat berhasil mengkoleksi dua medali emas. Lebih membanggakan lagi karena lifter asal Jawa Barat, M. Yusuf berhasil memecahkan rekor Asia di total angkatan 890 kg dan angkatan dead lift 350 kg.

Rekor yang diraih Yusuf berhasil mematahkan kedudukan atlet asal Kazakhstan, Kuvambayev Zalim dengan total angkatan 742,5 kg dan angkatan dead lift seberat 297,5 kg.

Selain itu, Yusuf juga berhasil membukukan angkatan squat 325 kg serta bench press 215 kg.

“Ini emas PON pertama saya setelah dua kali ikut PON. Saya mempersembahkan emas ini untuk masyarakat Jabar,” kata Yusuf dikutip dari sumber yang sama.

Prestasi lain yang diraih kontingen Jawa Barat terdapat di kelas 105 kg putra. Di kelas ini, Asep Setiawan berhasil membuat total angkatan 910 kg daro angkatan squat 360 kg, bench press 250 kg dan dead lift 300 kg.

Dengan prestasi ini, pelatih angkat berat kontingen Jawa Barat, Usdi Permana merasa bangga  karena anak didiknya berhasil mempersembahkan emas untuk Jawa Barat.

Asa bucat bisul (seperti pecah bisul-red). Tadi sempat waswas juga melihat lawan-lawan yang tangguh,” ujarnya. (RN)

Duh! Arena PON Jadi Ajang ‘Perang Dukun’?

Ilustrasi

Riau (CiriCara.com) – Kompetisi dalam bidang olahraga biasanya identik dengan kekuatan fisik, strategi, dan mental yang kuat. Namun berbeda di Indonesia, khususnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, Pekanbaru, Riau 2012. Pasalnya, kekuatan mistis pun ikut ambil peran dalam kompetisi tahunan ini.

Seperti yang dilansir Tribunnews, ada seorang sumber yang menuturkan bahwa saat PON berlangsung, sudah terjadi beberapa kejadian aneh. Sejumlah kontingen mengalami hal aneh yang tidak bisa dimengerti dengan logika.

Menurut sumber yang dirahasiakan identitasnya itu, kejadian aneh terjadi hampir disemua cabang olahraga yang dipertandingkan di beberapa venue. Kejadian aneh ini semakin marak menjelang babak perempat final, hingga babak final.

Salah satunya yang terjadi di pertandingan cabang olahraga dayung dan ski air. Saat hendak bertanding, tiba-tiba saja cuaca yang tadinya panas dan terik berubah secara drastis. Angin kencang berhembus dan gelombang air tiba-tiba naik. Jelas ini sangat mengganggu atlet yang akan bertanding.

Nara sumber tersebut menuturkan bahwa di bawah matras timnya ditemukan ada benda aneh yang ada kaitannya dengan ‘orang pintar’ atau dukun. “Saat matras dibuka dibawanya penuh kembang sesajian. Ada pula atlet renang yang saat start tidak terjun ke air tapi hanya bisa termenung di atas,” jelasnya

Hal aneh juga terjadi di cabang olahraga dayung, di mana atlet Kepri yang tadinya sehat bugar tiba-tiba pingsan menjelang 5 meter menuju garis finish. Padahal, saat itu tim dayung Kepri sudah memimpin di posisi pertama.

Akibatnya, kecepatan tim dayung dragon boat Kepri pun berkurang. Laju boatnya pun tak tentu arah seperti ular, semangat para atlet pun menurun.

Selain menimpa kontingen dari Kepri, hal yang sama juga terjadi pada kontingen Kalimantan Selatan. Tim dari kontingen Kalimantan Selatan mengalami gangguan saat bertanding. “Namun mereka memiliki penangkalnya, jadi atletnya tidak jadi masalah,” ujar sumber tersebut.

Kontingen Kalimantan Selatan menyarankan pihak kontingen Kepri untuk mencari ‘orang pintar’ juga. Namun Ketua KONI Kepri, Nur Syafriadi menolaknya. “Kita tidak akan melakukan hal yang sama, kita hanya berserah diri kepada Allah SWT saja,” ungkap Nur kepada Tribunnews, Senin (17/9/2012) kemarin.

Nur sendiri membenarkan bahwa di PON XVIII Riau ini ada praktek perdukunan. Apalagi, lanjutnya, di daerah pedalaman Riau seperti daerah Kuantan Singingi masih banyak orang yang percaya dan menggunakan bantuan dukun untuk memenangkan perlombaan.

(YG)

PON 2012: Pebiliar Cantik Raih Medali Emas Untuk DKI Jakarta

Pekanbaru (CiriCara.com) – Tim DKI Jakarta kembali mendapat sumbangan medali emas PON XVIII/2012, Pekanbaru, Riau. Medali emas ini diraih oleh pemain biliar cantik, Angelina Maghdalena Ticoalu di nomor pool 8 ball women single di venue biliar, Purna MTQ, Pekanbaru.

Selain menambah satu emas untuk Jakarta, kesuksesan Angelina ini juga berhasil menyelamatkan muka tim biliar DKI Jakarta dari kekalahan. Pasalnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) ini, tim biliar Jakarta hampir saja pulang tanpa membawa medali. Hal ini karena dua nomor lainnya yakni, 8 ball men single, dan billiard single, tim biliar Jakarta kalah.

Saat pertandingan Angelina di pool 8 ball women single, tim biliar DKI Jakarta sempat panik saat tertinggal 0-4 dari pebiliar Jawa Tengah, Amanda Rahayu. Namun, Angelina akhirnya berhasil membalikkan keadaaan pada frame ke 9 dengan skor 5-4.

Kedua pebiliar cantik ini sangat berhati-hati saat kedudukan seri 5-5 dan hanya tertinggal satu bola. Akhirnya secara perlahan, Angelina berhasil lebih dulu memasukkan bola terakhir. Angelina menyudahi pertandingan dengan skor tipis 5-6.

Hasil tersebut membuat Angelina berhak atas medali emas PON XVIII, sementara Amanda hanya mendapat medali perak. Sedangkan dua pebiliar lainnya, Nony Kristianti dari Jawa Barat, dan Nova Floura dari Bengkulu hanya mampu mendapatkan medali perunggu. (YG)

PON 2012: Perahu Dikira Hilang, Atlet Gagal Berlatih

Tribunnews

Pekanbaru (CiriCara.com) – Olahraga air, dayung merupakan salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam PON ke-XVIII 2012 kali ini. Namun sebuah peristiwa tidak mengenakan terjadi pada tim dayung ketika jadwal latihan hendak dimulai.

Ketika  tim dayung dari enam provinsi akan berlatih di daerah Kebun Nopi Kuantan Singingi, Riau, pada hari  Kamis, 13 September 2012, subuh, perahu dragon boat yang akan mereka pakai untuk latihan telah menghilang dari ponton tambatannya.

Dikutip dari Tribunnews.com, kejadian ini lantas membuat kedua belah pihak pelatih dan atlet dari enam provinsi merasa kecewa. Keenam provinsi yang akan berlatih adalah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat dan Sulawesi Tenggara. Mereka telah dikecewakan dengan hilangnya perahu-perahu yang sedianya digunakan untuk latihan tersebut.

Dikatakan juga dari sumber yang sama bahwa sejumlah atlet berusaha mencari-cari perahu di sekeliling venue namun karena hari masih gelap, mereka sukar menemukan perahu-perahu dragon boat tersebut. Ternyata setelah hari mulai agak terang, perahu-perahu tadi ditemukan jauh dari lokasi ponton semula. Letaknya pun cukup tersembunyi di antara cekungan danau sehingga sukar dilihat.

Kejadian ‘hilangnya’ perahu atlet menambah panjang daftar kekecewaan atlet dalam PON 2012 yang diadakan di Riau ini. Selain fasilitas latihan, olahraga dan wisma atlet yang dinilai jauh dari standar baik, jadwal untuk para atlet berlatih juga sangat tidak teratur dan berantakan.

Namun, walau banyak kekurangan di sistem penyelenggaraan acara Pekan Olahraga Nasional, Gubernur Riau, Rusli Zainal tetap menyatakan bahwa PON 2012 kali ini sudah berjalan dengan baik.

(RN)

PON 2012: Jakarta Puncaki Perolehan Medali Sementara

CiriCara.com – Tim DKI Jakarta berhasil menyalip dua rivalnya sekaligus, Jawa Barat dan Jawa Timur. Berdasarkan perolehan medali pada Rabu (12/9/2012) kemarin, DKI Jakarta berhasil berada di puncak klasemen sementara dengan 21 emas, 23 perak, dan 14 perunggu.

Jawa Barat yang sejak hari pertama memimpin PON XVIII/2012 di Pekanbaru, Riau, harus tertinggal 1 medali emas dari DKI Jakarta. Sementara Jawa Timur harus mendapatkan 4 emas lagi untuk menyamai DKI Jakarta.

Berikut daftar sementara perolehan medali, Rabu (12/9/2012), pukul 21.30 WIB, dari masing-masing daerah peserta PON XVIII/2012 Riau:

Pos

Provinsi

Emas

Perak

Perunggu

1

DKI Jakarta

21

23

14

2

Jawa Barat

20

17

20

3

Jawa Timur

17

20

18

4

Riau

12

8

8

5

Jawa Tengah

10

8

13

6

Sulawesi Selatan

5

3

3

7

Kalimantan Timur

4

6

1

8

Banten

3

2

3

9

Papua

3

2

3

10

Lampung

3

1

3

11

Sumatera Selatan

2

3

6

12

Kalimantan Tengah

2

3

1

13

Nusa Tenggara Barat

2

2

0

14

Sumatera Utara

1

2

3

15

DI Yogyakarta

1

2

2

16

Sumatera Barat

1

2

2

17

Jambi

1

1

4

18

Kalimantan Selatan

1

1

1

19

Sulawesi Utara

1

0

1

20

Sulawesi Tengah

1

0

0

21

Kalimantan Barat

0

1

3

22

Aceh

0

1

0

23

Maluku

0

1

0

24

Nusa Tenggara Timur

0

1

0

25

Bali

0

0

6

26

Bengkulu

0

0

1

27

Kep. Bangka Belitung

0

0

1

28

Papua Barat

0

0

1

Posisi tersebut kemungkinan masih akan berubah sampai pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau resmi ditutup. Apalagi jumlah perolehan medali emas Jawa Barat dan DKI Jakarta masih tipis, hanya 1 medali saja. (YG)

Atlet PON 2012 Bingung Karena Jadwal Terus Berubah

PON Riau 2012

Pekanbaru (CiriCara.com) – Persiapan Panitia Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau dinilai masih kurang karena sampai hari keempat pelaksanaan PON, berbagai kritikan dan keluhan terus berdatangan kepada panitia terkait kekurangan yang belum mampu diperbaiki.

Berbagai masalah muncul mulai dari fasilitas pelatihan, wisma atlet, gedung olahraga hingga jadwal pertandingan yang dinilai sangat berantakan. Hal ini juga menunjukkan bahwa panitia PON  belum terlalu siap dengan pesta olahraga tingkat nasional yang diselenggarakan di provinsi tersebut.

Hal dasar yang sedang mengganggu konsentrasi atlet yang sedang bertanding di sana adalah perubahan jadwal yang sangat kontras. Hal ini dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar pada atlet dan kontingennya.

Kepada Tempo.co, Yeyen Rusyana sebagai wakil kontingen Jawa Barat mengeluh, “Bukan saja perubahan pada jam, tetapi bahkan juga hari pertandingan bisa bergeser. Ini merugikan semua pihak terutama atlet kami,” ujar wakil kontingen Jawa Barat, Yeyen Rusyana. “Mestinya panitia menyadari bahwa soal jadwal pertandingan adalah hal yang amat penting bagi persiapan atlet.”

Kekacauan terjadi ketika hari Rabu ini saat panitia PON Riau baru akan memastikan pergelaran 189 pertandingan yang tersebar di 12 lokasi di seluruh Riau berikut dengan nama-nama atlet yang akan ikut bertanding. Dari cabang olahraga yang akan ditentukan tersebut, anggar, wushu, pencak silat, biliar dan tenis meja akan diikutkan dalam pertandingan PON hari ini dari babak penyisihan hingga perempat final putra-putri.

Humas PB PON Choirul Risky, dikutip dari sumber yang sama, memastikan jika hari ini, Rabu 12 September 2012, akan ada banyak pertandingan yang diselenggarakan di kota Pekanbaru sementara cabang olahraga air seperti dayung akan diadakan di Kabupaten Kuantan Singingi sementara cabang pencak silat di Bangkinan Kampar.

Walau banyak mendapat kritikan atas kinerja yang kurang baik, PB PON menanggapinya dengan santai, menurut Choirul Risky lagi, perubahan jadwal seperti ini adalah persoalan teknis biasa yang terjadi di banyak event olahraga dan tidak bernilai serius.

(RN)

PON 2012: Jabar Masih Pimpin Klasemen Medali Hingga Hari Ini

Info Pontianak

Pekanbaru (CiriCara.com)Pekan Olahraga Nasional 2012 yang telah berlangsung selama sepekan dan mempertandingkan cabang-cabang olahraga antar provinsi di Indonesia telah menuangkan kejutan bagi Provinsi Jawa Barat yang sampai hari ini masih memimpin klasemen medali dengan 17 medali emas, 12 medali perak dan 11 medali perunggu.

Sementara pada urutan kedua disusul tipis oleh Jawa Timur yang memperoleh 11 medali emas, 10 medali perak dan 11 medali perunggu. Sedangkan di posisi tiga ditempati oleh provinsi DKI Jakarta dengan perolehan 9 medali emas, 15 medali perak dan 10 medali perunggu.

Riau, tuan ruman PON ke-XVIII kali ini menyusul di posisi keempat dengan 9 medali emas, 6 medali perak dan 7 medali perunggu. Di posisi selanjutnya adalah Jawa Tengah dengan perolehan 8 medali emas, 4 medali perak dan 9 medali perunggu.

Di posisi kelima ditempati oleh Jawa Tengah dengan perolehan 8 medali emas, 4 medali perak dan 9 medali perunggu. Kemudian di posisi keenam, Sulawesi Selatan mengumpulkan 5 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu.

Medali emas hampir telah dikumpulkan oleh setiap provinsi kecuali Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Jambi, Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Maluku, Bali, Bangka Belitung dan Papua Barat. Provinsi Papua Barat sendiri ada di posisi paling ujung diantara 24 provinsi yang mengikuti PON ke-XVIII 2012 kali ini dengan hanya memperoleh 1 medali perunggu.

Berikut ini adalah daftar perolehan medali PON XVIII hingga Rabu 12 September 2012 pukul 9.00 WIB:

  • Jawa Barat 17 – 12 -11
  • Jawa Timur 11 – 10 – 11
  • DKI Jakarta 9 -15 – 10
  • Riau 9 – 6 – 7
  • Jawa Tengah 8 – 4 – 9
  • Sulawesi Selatan 5 – 3 – 2
  • Papua 3 – 3 – 3
  • Kalimantan Tengah 2 – 3 – 1
  • Banten 2 – 2 – 3
  • Sumatera Selatan 1 – 3 – 7
  • Sumatera Barat 1 – 2 – 1
  • Nusa Tenggara Barat 1 – 1 – 0
  • Sumatera Utara 1 – 0 – 1
  • Sulawesi Tengah 1 – 0 – 0
  • Sulawesi Utara 1 – 0 – 0
  • Kalimantan Timur 0 – 5 – 1
  • Kalimantan Barat 0 – 2 – 2
  • Jambi 0 – 1 – 4
  • DI Yogyakarta 0 – 1 – 0
  • Kalimantan Selatan 0 – 1 – 0
  • Maluku 0 – 1 – 0
  • Bali 0 – 0 – 5
  • Bangka Belitung 0 – 0 – 1
  • Papua Barat 0 – 0 – 1

 

(RN)

PON 2012: Jabar Didiskualifikasi Akibat Kisruh PSSI

Merdeka

Pekanbaru (CiriCara.com)Kekisruhan dualisme di tubuh PSSI berdampak buruk pada tim sepakbola Jawa Barat yang mengikuti PON ke-XVIII tahun ini.

Dalam pertandingan tim sepakbola Jawa Barat melawan tim Sumatera Utara, Jawa Barat memenangkan pertandingan, namun kemenangan ini tidak berlaku karena Jawa Barat harus didiskualifikasi dari cabang olahraga sepakbola PON 2012 Riau lantaran melanggar keputusan Sidang Dewan PON XVIII tahun 2012 ini.

Keputusan untuk mendiskualifikasi tim sepakbola Jawa Barat telah direncanakan saat tim ini melawan Gorontalo di laga terakhir pertandingan sepak bola. Seperti yang dikutip dari Wartanews.com berdasarkan Sidang Dewan Hakim PON 2012 pada Sabtu malam 8 September 2012 hingga 9 September 2012 memutuskan bahwa dua pertandingan yang dimainkan Jawa Barat di laga sebelumnya tetap sah.

Namun berdasarkan surat keputusan bernomor 03/DH-PON XVIII/2012, tim sepakbola asal Jawa Barat ini tetap dinyatakan gugur. Tim sepak bola Jawa Barat merupakan tim bentukan Pengprov pimpinan Bambang Sukowiyono yang dibentuk oleh Djohar Arifin bertentangan dengan surat keputusan yang menyatakan Tony Apriliani sebagai Ketua Pengprov PSSI Jabar resmi dengan mandat menjadi manajer tim dalam PON 2012.

 “Saya konsisten memegang keputusan KONI Pusat, BAORI, PB PON, dan Badan Keabsahan. Tim Jawa Barat yang tampil bukanlah tim yang sah karena mereka bukan berada di bawah kepengelolaan Pengprov PSSI Jabar yang saya pimpin” tegas Tony, dikutip dari sumber yang sama.

Dalam grup B yang ditempati oleh Jawa Barat, Sumatera Utara, Gorontalo dan Jawa Timur itu, Jawa Barat menempati urutan teratas sebagai juara grup. Karena kesalahan tim sepak bola Jawa Barat inilah, Jawa Timur dan Sumatera Utara yang kalah tetap bisa maju ke babak selanjutnya dalam PON 2012 Riau ini.

(RN)

PON 2012 Kacau, Andi Mallarangeng Diminta Introspeksi

Jakarta (CiriCara.com)Anggota Komisi X DPR Zulfadhil meminta Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi  Malarangeng untuk mengintrospeksi diri terkait beberapa kejadian buruk yang dialami oleh bidang olahraga Indonesia beberapa tahun terakhir.

Kejadian buruk terakhir yang mencuat adalah dengan adanya ketidakberesan pelaksanaan Sea Games dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Selain itu menurut Zulfadhil, kinerja kementerian olahraga dalam menjalankan beberapa event olahraga lain juga tidak pernah benar-benar berhasil.

Prestasi Indonesia setelah Andi Mallarangeng menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pun tidak pernah meningkat bahkan cenderung menurun. Yang lebih buruk lagi adalah saat banyaknya kasus korupsi terkait proyek-proyek negara yang berhubungan dengan bidang olahraga.

Dugaan korupsi mencuat ketika beberapa insiden terjadi di lapangan seperti amblasnya Gedung Olahraga Hambalang dan ambruknya kanopi di lapangan tenis Riau sebelum sempat dipakai.

“Semestinya Menpora sudah introspeksi dan mengevaluasi diri. Bahwa, sekian tahun kinerja kementerian itu memburuk, pelaksanaan event-event semakin tak beres,” kata Zulfadhli di Jakarta seperti dikutip dari Detik.com.

Zulfadhli hanya mengkritik kinerja Menpora tersebut karena hak prerogratif penunjukkan anggota kabinet sepenuhnya dipegang oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Zulfadhli yang juga merupakan politisi asal Partai Golkar juga menekankan agar pejabat eksekutif Indonesia seperti Menpora meniru etika yang dimiliki oleh pejabat di  negara maju dengan cara mengundurkan diri untuk menebus kegagalan yang diperbuatnya.

“Saya pikir presiden juga tak buta dan pasti tahu kinerja menteri ini. Cuma memang perlu kesadaran. Kalau niat memperbaiki, tapi tak mampu, mestinya mengundurkan diri,” tegas Zulfadhli, dilansir dari sumber yang sama.

Pada kesempatan itu juga, Zulfadhli juga menambahkan agar aparat penegak hukum sebagai auditor negara segera mengusut kasus dan kejadian buruk yang terjadi di dunia olahraga termasuk kasus venues Riau yang menyebabkan sebagian gedung olahraga di sana tidak bisa dipakai.

(RN)

Duh! Arena PON 2012 Dipenuhi Asap Rokok

Pekanbaru (CiriCara.com) – Arena Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Riau telah dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara (AC). Itu artinya, tidak ada yang boleh merokok saat berada di dalam arena. Namun, kenyataannya sejumlah arena justru dipenuhi asap rokok. Duh!

Seperti yang dilansir Tribunnews, sejumlah penonton yang duduk di tribun bagian atas terlihat tengah asyik menghisap tembakau berbahaya itu. Meski ruangannya sudah ber-AC, tidak terlihat adanya papan larangan merokok di arena. Arena yang dimaksud adalah arena di Sport Center Rumbai.

Selain itu, di beberapa venue basket juga terlihat pemandangan yang serupa. Sejumlah penonton dengan bebasnya merokok. Bahkan, sebagian diantara mereka merupakan petugas keamanan dan panitia berseragam lengkap. Tidak terlihat adanya panitia yang menegur penonton yang sedang merokok itu.

“Tidak ada petugas yang melarang. Kami merokok saja pas petugas lewat nggak ditegur,” tutur Dedi salah satu penonton yang merokok di arena senam PON 2012 kepada Tribunnews, Selasa (11/9/2012).

Sementara itu, perokok bernama Indra mengaku merokok karena tidak menemukan adanya papan larangan untuk merokok. Karenanya dia menilai diperbolehkan merokok karena tidak ada larangan. “Tulisan larangan merokok juga tidak ada, makanya kami di sini merokok aja,” tutur Indra.

Salah satu penonton yang merasa terganggu dengan asap rokok, Vina, menuturkan tidak ada petugas yang memberikan tindakan tegas pada penonton yang ketahuan mrokok. Padahal menurutnya ruangan olahraga seperti di PON ini tidak boleh untuk merokok.

Sementara itu, salah satu petugas PON 2012 yang ada di sekitar arena beralasan sudah sering memberikan teguran. Namun, teguran itu tidak digubris oleh sejumlah perokok yang tetap bandel merokok di dalam arena pertandingan.

Berdasarkan pengakuan petugas itu, patroli rokok di dalam arena terus dilakukan. Langkah tersebut digunakan untuk mengontrol para penonton yang merokok di tribun penonton. Bagi yang kedapatan merokok, petugas akan langsung meminta penonton tersebut keluar dari lingkungan arena. (YG)

Presiden SBY Buka PON 2012 Hari Ini di Riau

VIVAnews

Jakarta (CiriCara.com) – Hiruk pikuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 yang diselenggarakan sejak Rabu, 5 September 2012 lalu telah mendapat kepastian dan menepis anggapan banyak pihak bahwa PON kali ini tidak akan berhasil.

Menurut Julian Aldrin Pasha, juru bicara kepresidenan, beliau memastikan bahwa Presiden SBY akan bertolak ke Riau hari ini untuk membuka pesta olahraga empat tahunan tersebut. Dilansir dari Detik.com, Julian menyangkal adanya kabar tentang ketidakpastian dan ketidaksiapan penyelenggaraan PON ke-XVIII di Riau.

SBY akan membuka upacara pembukaan PON pada pukul 19.30 WIB di Stadion Utama PON, kompleks Universitas Riau. Hal ini juga dibenarkan oleh Wakil Presiden Boediono yang melaporkan bahwa semua hal yang berkaitan dengan persiapan telah berjalan dengan baik. Berikut kata Boediono seperti dilansir dari sumber yang sama.

“Jadi dengan adanya beberapa berita yang menyebutkan ketidaksiapan penyelenggaraan PON tapi dilaporkan wapres bahwa semua sesungguhnya baik dari segi fasilitas infrastruktur maupun kesiapan keseluruhan penyelenggaraan PON baik,” jelas Julian Aldrin Pasha.

Untuk menyambut kedatangan Presiden SBY ini ke Riau, sekitar pukul 11.00 WIB, ratusan siswa SD hingga SMA dikerahkan ke pinggir jalan. Para siswa ini diminta berbaris dari perbatasan Bandara SSK II, Jalan Sudirman hingga jalan depan Kantor Gubernur sambil melambaikan bendera kecil.

Selain itu, sebagian besar jalan dan bandara di kota Pekanbaru juga disterilkan. Bahkan Pangdam I Bukit Barisan pun mengerahkan 2.748 personel khusus untuk mengawal Presiden. Sedangkan pihak TNI juga mendatangkan tim penembak jitu yang merupakan pasukan inti Raider 100 yang bermarkas di Binjai, Sumatera Utara termasuk tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) yang berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat.

(RN)

PON 2012: Jawa Barat Pimpin Klasemen Medali dengan 14 Emas

Tribunnews

Pekanbaru (CiriCara.com) – Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berlangsung hampir sepekan sejak Rabu, 5 September 2012 hingga Senin, 9 September 2012 telah membuahkan hasil bagi Provinsi Jawa Barat yang berhasil memperoleh 14 medali emas.

Walau kekisruhan melanda tim futsal dan sepakbola dari Jawa Barat namun provinsi ini berhasil membuktikan kekuatan tim olahraga mereka dari cabang-cabang olahraga lain hingga meraih 14 emas, 7 perak dan 6 perunggu.

Kedudukan Jawa Barat di puncak klasemen ini diikuti oleh Jawa Timur yang mengumpulkan 9 medali emas, 8 medali perak dan 9 medali perunggu. Sementara posisi ketiga diduduki oleh Provinsi Jawa Tengah yang mengumpulkan 8 medalu emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu.

Posisi keempat ditempati oleh DKI Jakarta dengan 5 medali emas, 11 medali perak dan 8 medali perunggu. Sementara di bawah DKI Jakarta, Riau mengumpulkan 4 medali emas, 5 medali perak, 4 medali perunggu.

Sulawesi Selatan menyusul di posisi keenam dengan meraih 4 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu. Di posisi ketujuh ditempati oleh provinsi paling ujung di Indonesia, Papua dengan perolehan 2 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu.

Sumatera Selatan berada di posisi kedelapan dengan perolehan 1 medali emas, 3 medali perak dan 7 medali perunggu. Sementara pada posisi kesembilan, Sumatera Barat menunjukan diri dengan memperoleh 1 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu.

Sedangkan di posisi ujung ditempati oleh provinsi Banten dengan perolehan satu medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu.

Berikut daftar terbaru perolehan medali tiap provinsi dalam PON 2012 per Senin, 10 September 2012 pukul 23.59

1. Jawa Barat 14-7-6

2. Jawa Timur 9-8-9

3. Jawa Tengah 8-2-4

4. DKI Jakarta 5-11-8

5. Riau   4-5-4

6. Sulawesi Selatan 4-1-2

7. Papua 2-2-3

8. Sumatera Selatan 1-3-7

9. Sumatera Barat 1-2-1

10. Banten 1-1-2

(RN)

Karena Membelot, Atlet Aeromodelling Dicoret dari PON 2012

Riau Daily Photo

Jakarta (CiriCara.com) – Kasus mengenai pembelotan atlet ditemukan dalam PON 2012 kali ini. Walau kasus pembajakan atlet dapat ditemukan dimana saja namun baru sekali ini terdapat kasus pencoretan atlet dari Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVIII tahun 2012 karena persoalan administrasi.

Atlet aeromodeling yang mewakili Sumatera Selatan, Nanang R. Hidayat terpaksa dicoret karena kasus transfer atau perpindahan dari Provinsi Banten ke Sumatera Selatan saat mengikuti PON 2012 ini. Dengan keputusan ini maka impian Nanang untuk meraih medali emas seperti empat tahun lalu di Kalimantan Timur pun gagal.

Dilansir dari Detik.com, pencoretan Nanang dari daftar atlet PON 2012 ini dilakukan oleh Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) melalui sidang kasus transfer atlet ini dua minggu lalu. Melalui sidang tersebut, BAORI memutuskan jika Nanang tak berhak untuk mengikuti PON yang diselenggarakan 9-20 September 2012 karena telah menyalahi peraturan tentang transfer atlet.

Padahal ketika pra-PON berlangsung, Nanang sudah mewakili Provinsi Sumatera Selatan dan dinyatakan lolos kualifikasi. Di sisi lain, pihak Banten juga tidak menyampaikan protes dan keberatan tertulis mengenai pencoretan atlet tersebut.

Melalui Surat Keputusan Nomor 16/P.BAORI/IX/2012 berdasarkan keputusan BAORI dan KONI Banten, Nanang resmi dilarang untuk mengikuti PON Riau karena melanggar ketentuan domisili yang diatur dalam Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 56 Tahun 2010.

Peraturan ini menyebutkan agar setiap peserta PON untuk berdomisili minimal dua tahun di daerah yang akan dibelanya sebelum PON dilangsungkan. Sedangkan Nanang belum genap dua tahun tinggal di Sumatera Selatan, sehingga kasusnya dianggap sebagai kasus mutasi atlet.

Keputusan yang dijatuhkan atas Nanang ini membuat pihak Sumatera Selatan marah dan mengajukan protes ke KONI pusat karena atlet aeromodeling tersebut tidak dapat menyumbangkan satu emas pun bagi Sumatera Selatan.

(RN)

Tim Voli Kepri Kalah Telak, Suporter Jawa Timur Nyanyikan “Iwak Peyek”

PON Riau 2012

Pekanbaru (CiriCara.com)Skor 3-0 tercipta dalam pertandingan tim bola voli putra Jawa Timur melawan tim bola voli putra Kepulauan Riau, Minggu malam, 9 September 2012 lalu. Pertandingan bola voli putra babak penyisihan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012 ini digelar di GOR Universitas Islam Riau (UIR).

Kekalahan telak ini membuat pejabat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terkejut karena mereka berharap banyak pada tim andalan di cabang bola voli putra tersebut. Dikutip dari  Tribunnews.com, Ketua KONI Kepri, Nur Syafriadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Dadang AG, dan Kepala Dinas Perbatasan Kepri, Eddy Sofyan, mengaku sedih melihat kekalahan itu.

Nur Syafriadi mengungkapkan bahwan tim bola voli putra asal Kepri sebenarnya sudah bermain dengan baik namun dengan adanya pemain berkualitas nasional di lini Jawa Timur, kekalahan tidak bisa terelakan lagi. Adapun pemain nasional yang bergabung dengan tim Jawa Timur adalah Bagus, Muhammad Khasoni, dan Agung.

Pada set pertama pertandingan, Jawa Timur mampu menundukkan Kepri dengan skor 25-17. Pada set kedua, Jawa Timur masih memimpin dengan skor tipis 25-21 sedangkan pada set ketiga, pertandingan berakhir dengan skor 25-18.

Dengan kekalahan ini, Nur menambahkan bahwa masih akan ada lagi pertandingan voli selanjutnya yang akan dimainkan oleh tim Kepri. Sebagai Ketua KONI provinsi tersebut, ia berharap jika timnya masih bisa membuat sebuah kejutan melalui kemenangan di pertandingan selanjutnya.

Sementara di sisi lain, tim bola voli Jawa Timur mengatakan jika kemenangan mutlak atas tim Kepulauan Riau ini karena mendapat dukungan penuh dari suporter yang sangat bersemangat memberikan dukungan.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh suporter adalah melalui yel-yel dan nyanyian “Iwak Peyek” yang fenomenal.

“Iwak piyek…, iwak peyek…, Jawa Timur pasti menang!!! Jangan ragu, tetap semangat kita ada di belakangmu!!!,” demikian nyanyian dukungan dari suporter Jawa Timur saat tim mereka sedang bertanding.

(RN)

Hacker Sebabkan Website PON 2012 Susah Diakses

Utusan Riau

Pekanbaru (CiriCara.com)Website resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau www.ponriau2012.com sering mengalami gangguan sejak pertama kali PON diselenggarakan. Hal ini, menurut H.M. Rusli Zainal selaku Gubernur Riau ditengarai karena ulah hacker atau peretas yang menyerang website tersebut.

Dilansir dari Tribunnews.com, Rusli Zainal menyatakan bahwa jaringan menuju web resmi PON 2012 tersebut sedang diserang hacker sehingga susah untuk diakses oleh para pengunjung untuk mengetahui informasi resmi mengenai klasemen sementara dan jadwal pertandingan. Penyataan tersebut diungkapkan oleh Rusli Zainal saat mengunjungi Media Center di Gedung Pustaka Wilayah Riau bersama pihak PT. Chevron.

“Memang jaringan kita saat ini lagi diserang hacker. Makanya ada gangguan lambatnya update informasi khususnya informasi klasemen dan lainnya,” ujar Rusli.

Karena mengalami gangguan, Rusli meminta bantuan dari tim Teknologi Informatika (TI) dari Jakarta untuk memperbaiki website yang sedang diserang hacker tersebut. Karena serangan ini, jurnalis dan warga masyarakat tidak bisa mengakses portal tersebut selama beberapa waktu.

Selain memerlukan waktu loading yang sangat lama, halaman web tersebut juga tidak update mengenai jumlah medali emas, perak dan perunggu yang diraih oleh tiap provinsi yang diperoleh melalui pertandingan selama beberapa hari.

Selaku Gubernur provinsi tempat penyelenggaraan PON, Rusli Zainal terus berharap agar tim TI dapat terus berusaha cepat sehingga halaman web tersebut dapat  berfungsi normal. Beliau juga berharap agar perlengkapan dan peralatan di Media Center bisa dimanfaatkan dan difungsikan oleh wartawan yang mencari berita tentang klasemen, hasil pertandingan dan berita mengenai PON 2012 Riau.

Walaupun PON 2012 yang diselenggarakan di Riau ini banyak menuai kritikan karena dinilai kurang siap dalam menjadi tuan rumah, Rusli Zainal menjamin penyelenggaraan PON akan tetap berjalan dengan baik.

Selain web yang mengalami gangguan, kesiapan Riau dalam menjadi tuan rumah PON ini juga masih sangat kurang seperti ketidaksiapan beberapa tempat pertandingan dan keterbatasan fasilitas di wisma atlet.

(RN)